Mengenal Raya, Balita Viral TikTok yang Lawan Infeksi Ribuan Cacing di Tubuhnya

AKURAT.CO Kisah tragis Raya, seorang balita berusia 4 tahun dari Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Sukabumi, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah meninggal dunia akibat infeksi cacing gelang (askariasis) yang akut.
Kondisinya yang memilukan dengan cacing yang keluar dari hidung hingga anusnya, serta tubuh yang dipenuhi ribuan cacing, menjadi viral di media sosial khususnya TikTok.
Sehubungan dengan itu, berikut kisah latar belakang balita Raya yang melawan infeksi ribuan cacing di tubuhnya.
Latar Belakang Keluarga Raya
Raya berasal dari keluarga kurang mampu, yang memperburuk kondisi kesehatannya.
Ibunya mengalami gangguan jiwa, sementara ayahnya menderita tuberkulosis (TBC).
Raya diasuh oleh neneknya dan tinggal di rumah panggung sederhana dengan lantai tanah yang diduga menjadi penyebab utama kontak sehari-hari dengan tanah yang terkontaminasi telur cacing.
Lingkungan tempat tinggal yang kurang bersih dan pola hidup yang kurang higienis sangat berkontribusi pada infeksi cacing gelang jenis Ascaris yang menyerang Raya.
Kronologi Kejadian
Pada 12 Juli 2025, Raya mulai tidak sadarkan diri.
Ia dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syamsudin oleh tetangga dan perwakilan Rumah Teduh pada 13 Juli 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, dalam kondisi sudah sangat berat dan tidak sadar.
Setelah tiba di rumah sakit, Raya langsung dirawat di ruang intensif anak untuk observasi.
Selama perawatan, tim medis menemukan kondisi yang sangat mengejutkan yakni tubuh Raya dipenuhi ribuan cacing.
Cacing-cacing tersebut bahkan terlihat keluar melalui hidung, mulut, dan anusnya.
Dokter menduga bahwa ketidaksadaran Raya disebabkan oleh infeksi cacing yang sudah parah dan menyebar hingga ke otak.
Jenis cacing yang menginfeksi Raya adalah cacing gelang atau ascaris.
Setelah menjalani perawatan intensif selama sembilan hari, Raya mengembuskan napas terakhirnya pada 22 Juli 2025.
Infeksi cacing gelang yang dialami Raya sangat parah, menyebar hingga ke organ vital seperti paru-paru dan otak.
Di dalam pencernaannya pun ditemukan cacing-cacing berukuran besar dan berjumlah sangat banyak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









