Lennox Lewis Jagokan Tyson Fury ketimbang Oleksandr Usyk dengan Pertimbangan Postur Tubuh

AKURAT.CO, Legenda tinju dunia kelas berat asal Inggris, Lennox Lewis, menjagokan Tyson Fury ketimbang Oleksandr Usyk dalam pertarungan multigelar akhir pekan ini. Menurut Lewis, Fury bakal menang karena unggul postur tubuh.
“Saya percaya orang yang lebih besar, orang yang lebih baik, menang,” kata Lennox Lewis sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Pada saat yang sama Lennox Lewis mengakui bahwa Oleksandr Usyk punya keunggulan pada pergerakannya. Hanya saja, kata Lewis, Fury adalah petarung yang lebih besar dan sulit diterka.
Baca Juga: Jelang Tarung Lawan Oleksandr Usyk, Tyson Fury Bantah Diuntungkan Keunggulan Postur Tubuh
“Mereka berdua punya kemampuan yang baik dan Usyk punya pergerakan yang bagus, dengan keseimbangan yang bagus,” kata Lewis.
“Tetapi dia melawan orang setinggi satu kaki sembilan inchi (sekitar dua meter), bagi saya, Tyson Fury susah dipahami bahkan meski dia besar. Jika dia membuat Anda meleset, dia membuat Anda membayarnya.”
Tyson Fury akan membawa sabuk juara dunia WBC miliknya menghadapi Oleksandr Usyk dalam pertarungan di Riyadh, Arab Saudi, Minggu (18/5). Adapun Usyk akan mempertaruhkan empat sabuk juara dunia miliknya (WBA, IBO, IBF, WBO).
Dengan gelar yang dipertaruhkan, Lenox Lewis menganggap laga Fury dan Usyk sebagai pertarungan terbesar di generasi saat ini. Juga karena Fury dan Usyk sama-sama belum terkalahkan.
Baca Juga: Anthony Joshua Menang Mudah atas Francis Ngannou, Indikasi Penurunan Kualitas Tyson Fury?
“Anda akan menyaksikan dua petarung yang sangat bagus, sangat menguasai, petarung yang belum pernah kalah (di laga profesional). Kita akan melihat, 18 Mei nanti, siapa yang terbaik di era ini,” kata Lewis.
Lewis juga berbicara tentang jatuhnya Fury dalam pertarungan eksebisi menghadapi mantan juara dunia kelas berat UFC, Francis Ngannou, Oktober silam. Fury menang angka namun Ngannou mengejutkan dengan menjatuhkan sang juara dunia.
“Fury tidak pada (kondisi) terbaiknya. Dia kelebihan berat banda dan tidak menganggap pertarungan itu dengan serius,” kata Lewis.
Lewis membandingkan dengan pertarungan Ngannou menghadapi eks juara dunia tinju kelas berat lainnya, Anthony Joshua, Maret silam. Menurut Lewis, Joshua yang lebih serius ketimbang Fury menjatuhkan Ngannou hanya dalam dua ronde saja.
“Joshua menunjukkan bahwa tinju berbeda. Dia memukul Ngannou dengan tangan kanan yang sangat baik dan cara jatuhnya (Ngannou) tampak buruk,” ucap Lewis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









