Kembali Naik Ring MMA Oktober, Francis Ngannou tak Mau Sesumbar Kalahkan Renan Ferreira

AKURAT.CO, Petarung seni bela diri campuran (MMA), Francis Ngannou, berencana kembali naik ke atas ring seni beladiri campuran (MMA) pada Oktober mendatang di Arab Saudi.
Ini adalah laga pertama petarung asal Kamerun itu setelah kalah dari Anthony Joshua di ajang tinju pada Maret lalu. Juga yang pertama bagi Francis Ngannou di ajang MMA sejak Januari 2022.
Mantan juara kelas berat UFC itu tidak lagi bekerjasama dengan Dana White lantaran telah menandatangani kontrak dengan PFL pada tahun lalu.
Petarung berusia 37 tahun itu mengatakan bakal melakoni debutnya di PFL dengan melawan Renan Ferreira.
Baca Juga: KO dari Joshua, Pertarungan Ngannou Selanjutnya Sudah Ditentukan
"Itu (laga vs Ferreira) belum final, tetapi mereka membicarakannya untuk (jadwal) tanggal 19 Oktober," jelas Ngannou sebagaimana dikutip dari BBC.
Setelah tidak aktif di dunia MMA, Ngannou coba mempertajam keahliannya di dunia tinju. Sayang, dua laga tinju melawan Tyson Fury dan Anthony Joshua berakhir anti klimaks. Dia bahkan kalah pada ronde kedua dari Joshua di pertarungan tinju terakhir.
Sedangkan di kubu lawan, Ferreira baru saja memenangi turnamen kelas berat PFL 2023 dengan catatan 13 kemenangan, tiga kekalahan, dan tiga laga no contests dalam rekor pertarungannya sejauh ini.
Kemenangan terbaru petarung asal Brasil berusia 34 tahun itu didapatkannya saat menumbangkan juara kelas berat Bellator, Ryan Bader, hanya dalam tempo 21 detik pada Februari silam.
Baca Juga: Ogah Kapok setelah Kalah KO, Francis Ngannou Mengaku Kaget dengan 'Timing' Pukulan Joshua
Ngannou bahkan ragu dirinya bisa dengan cepat menundukkan Ferreira dalam pertemuan mereka Oktober mendatang.
"Saya telah memberi tahu orang-orang tentang orang ini (Ferreira) selama hampir dua tahun," kata Ngannou.
"Saya bilang 'hati-hati dengan orang ini'. Sangat atletis. Tangannya cepat, lututnya sangat atletis. Jadi, saya pikir dialah yang akan menang."
Ngannou berhenti tampil di depan publik setelah kematian putranya yang berusia 15 bulan pada bulan April lalu. Dia sempat memgatakan bahwa putranya pingsan dua kali sebelum meninggal di Dubai karena peradangan ringan di otak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









