Comeback ke MMA, Francis Ngannou Menang KO Satu Ronde Kalahkan Renan Ferreira

AKURAT.CO, Petarung seni bela diri campuran asal Kamerun, Francis Ngannou, menandai comeback-nya ke dunia MMA dengan kemenangan KO di ronde pertama atas Renan Ferreira di ajang PFL Super Fights di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/10).
Francis Ngannou mampu menundukkan Renan Ferreira dengan beberapa serangan bawah mematikan dalam pertarungan MMA pertamanya selama hampir tiga tahun terakhir.
Francis Ngannou membuka pertarungan yang disebut sebagai "Pertempuran Para Raksasa" itu dengan melepaskan tendangan yang membuat Ferreira goyah.
Baca Juga: Kembali Naik Ring MMA Oktober, Francis Ngannou tak Mau Sesumbar Kalahkan Renan Ferreira
Sang juara kelas berat liga global PFL 2023 itu membalas serangan Ngannou. Tetapi segera mendapati dirinya berada dalam posisi bertahan saat petarung Kamerun itu melakukan takedown.
Setelah bertahan dari upaya kuncian segitiga, Ngannou mengambil kendali untuk melancarkan serangkaian serangan darat ke arah Ferreira yang tak berdaya.
Karena petarung asal Brasil itu tidak bisa membela diri, wasit langsung menghentikan pertandingan ketika Ngannou yang emosional langsung berjongkok di dekat ring untuk merayakan kemenangannya.
Sejak meninggalkan UFC sebagai juara kelas berat 22 bulan silam, Francis Ngannou telah menjadi salah satu bintang olahraga beladiri terbesar di dunia setelah pertarungan tinju blockbuster melawan Tyson Fury dan Anthony Joshua.
Baca Juga: Kembali ke MMA Oktober Nanti, Francis Ngannou Bantah Berhenti dari Tinju
Walau sempat menjajal dunia tinju dan sempat mempertimbangkan pensiun pada awal tahun ini, petarung berusia 38 tahun itu mengaku bahwa dia tidak pernah meninggalkan dunia MMA dan selalu berencana untuk kembali ke atas ring oktagon.
Alih-alih memutuskan untuk pensiun, Ngannou memilih untuk menerima pertarungan melawan Ferreira demi mengenang putranya, Kobe, yang meninggal awal tahun ini. Pertarungan ini adalah cara Ngannou untuk menghormati mendiang anaknya yang berusia 15 bulan tersebut.
"Saya tidak bisa memikirkan apa pun selain putra saya, Kobe. Saya menerima pertarungan ini hanya karena dia," kata Ngannou sebagaimana dikutip dari laman BBC.
"Saya pergi untuk bertarung demi dia. Saya harap mereka bisa mengingat namanya. Karena tanpa Kobe, kita tidak akan ada di sini malam ini. Saya tidak akan bertarung.
"Saya hanya bisa mengelola emosi saya. Menghadapi hidup secara terpisah, tidak mencampuradukkan berbagai hal. Itulah yang sedang saya upayakan."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









