AKURAT.CO, Tyson Fury menderita kekalahan split decision atas Oleksandr Usyk pada pertemuan pertama untuk perebutan gelar juara dunia tinju kelas berat tak terbantahkan di Kingdom Arena, Riyadh, Saudi Arabia, 18 Mei silam.
Ada yang menyebut bahwa salah satu alasan kekalahan Tyson Fury karena ayahnya, John Fury, memberikan arahan yang buruk dan tidak profesional setelah terdengar meneriaklan nasihat yang berbeda dengan pelatih anaknya, SugarHill Steward dan Andy Lee, di laga melawan Oleksandr Usyk.
Disinggung mengenai kehadiran sang ayah di sudut ring, Tyson Fury mengakui dia tidak yakin apakah ayahnya akan berada di sisinya bersama Steward dan Lee untuk pertandingan ulang melawan Oleksandr Usyk akhir pekan ini di Arab Saudi.
"Saya tidak tahu. Saya tidak terlibat dalam semua hal itu. Saya hanya pergi ke gym, berlatih dan bertarung, dibayar, lalu pulang. Itulah yang selalu saya lakukan," kata Tyson Fury seperti dinukil The Sun.
Pada 21 Desember mendatang Fury akan kembali berusaha menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya dengan membalas kekalahan pertama dalam kariernya melawan petinju Ukraina yang tak terkalahkan, Oleksandr Usyk.
Selain beberapa kontroversi di atas, Fury Senior baru-baru ini juga mendapat kecaman setelah menanduk anggota tim Usyk dalam persiapan menuju pertarungan. Ini adalah kontroversi terbaru yang dihadirkan pria berusia 59 tahun tersebut.
Bukan cuma itu, Fury Senior juga dikritik karena selalu membayangi pertarungan putra-putranya, Tyson dan Tommy Fury, dengan terlibat pertengkaran dengan kubu lawan selama minggu-minggu jelang pertarungan.
Dia baru-baru ini bahkan menyiramkan air ke arah mantan bintang UFC, Darren Till, yang menyebabkan para pencinta tinju menuntut dia agar segera dihukum.
Kritikan kepada Fury Senior juga datang dari pakar tinju dunia, Carl Froch. Menurutnya apa yang dilakukan oleh Fury Senior sangat buruk dan tidak profesional untuk kubu Tyson Fury.
"Ketika menempatkan John Fury di sudut Anda, lalu dia berteriak kepada Anda sementara ada dua orang lain yang memberi Anda nasihat, itu berarti Anda sama sekali tidak mendengarkan siapa pun," kata Froch.
Kemenangan Fury atas Usyk juga bisa menjadi awal pertarungan besar di tingkat domestik dengan rival terbesarnya, Anthony Joshua, untuk pertarungan tahun depan.