NOC Indonesia Segera Gelar Rapat Luar Biasa untuk Pastikan Status Keanggotaan 5 Cabor Baru
Leo Farhan | 17 Juni 2025, 18:44 WIB

AKURAT.CO, Komite Olimpiade (NOC) Indonesia berencana menggelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) dengan agenda utama penerimaan lima anggota baru pada 15 Juli 2025.
Kelima organisasi cabang olahraga (cabor) itu adalah Indonesia Pingpong League (IPL), Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati), Perkumpulan Piring Terbang Indonesia (PPTI), Tug of War Indonesia (tarik tambang) dan Camel Racing (balap unta).
Anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia, Jadi Rajagukguk, menyebut langkah ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk memastikan setiap cabor yang akan berpartisipasi dalam multievent olahraga telah memiliki keanggotaan resmi dalam struktur keolahragaan nasional.
Baca Juga: SEA Games Thailand: Hadiri SEAGF Council Meeting, NOC Indonesia Segera Sosialisasi ke Cabor
"Khusus cabang olahraga tenis meja dan tinju, urgensinya sangat tinggi (karena) akan turun di SEA Games 2025 mendatang. Maka penting bagi NOC memastikan legalitas dan kesiapan atlet dari organisasi yang resmi diakui," kata Jadi melalui keterangan resminya.
NOC Indonesia juga membuka ruang bagi cabor-cabor yang saat ini masih dalam tahap pengenalan internasional, seperti piring terbang dan tarik Tambang yang akan tampil sebagai cabang demonstrasi di SEA Games 2025 mendatang.
Sedangkan untuk cabor balap unta akan jadi cabor yang dipertandingkan di Asian Youth Games (AYG) dan Islamic Solidarity Games (ISG) 2025.
Terlebih piring terbang, tarik tambang, dan balap unta sudah terafiliasi dengan International Federation (IF) masing-masing dan telah diakui Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Sementara Perbati sudah diakui oleh World Boxing, IPL juga sudah diterima keanggotannya oleh ITTF (International Table Tennis Federation).
Dengan beberapa alasan di atas, NOC Indonesia memiliki kepentingan untuk melegalkan federasi nasional kelima cabor tersebut sebagai anggota.
"NOC Indonesia akan melakukan konsolidasi dan evaluasi terhadap sejauh mana kesiapan administrasi dan kesiapan atlet dari masing-masing cabor baru yang mengajukan permohonan keanggotaannya," ujar Jadi.
"Kami ingin semua atlet yang berlaga di multievent internasional membawa nama Indonesia dengan dasar organisasi yang tertib, sah, dan siap bertanding. Itu bagian dari standar internasional yang harus kita jaga."
Rapat Anggota Luar Biasa ini sekaligus mempertegas semangat inklusivitas dan pembinaan jangka panjang yang diusung oleh NOC Indonesia demi menjaga integritas dan kualitas kontingen Merah Putih di setiap panggung olahraga internasional.
Sebagai informasi, ada tiga multievent olahraga internasional yang akan diikuti Kontingen Indonesia sampai akhir 2025, yaitu Asian Youth Games (AYG) di Manama, Bahrain 22-31 Oktober, Islamic Solidarity Games (ISG) di Riyadh, Arab Saudi, 7-21 November, dan SEA Games Thailand pada 7-19 Desember 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









