Respons Tantangan Moses Itauma, Agit Kabayel Pilih Lawan Oleksandr Usyk Lebih Dulu

AKURAT.CO, Nama Moses Itauma tengah menjadi buah bibir di jagat tinju dunia divisi kelas berat usai meraih kemenangan KO sensasional atas Jermaine Franklin pada akhir pekan kemarin di Co-op Live Arena, Manchester, Inggris, Minggu (29/3/2026).
Namun, bagi pemegang sabuk juara dunia interim WBC, Agit Kabayel, sensasi saja tidak cukup untuk menyeretnya ke dalam ring dalam waktu dekat.
Petinju tak terkalahkan asal Jerman ini memberikan respons atas tantangan yang dilontarkan Moses Itauma dengan menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah takhta tertinggi milik Oleksandr Usyk.
Dalam wawancara eksklusif bersama DAZN News, Agit Kabayel memberikan apresiasi atas performa yang ditunjukkan Itauma di Manchester akhir pekan lalu. Meski memuji bakat besar sang pemuda, Kabayel mengingatkan bahwa jalan Itauma masih panjang.
"Dia pria yang hebat, muda, luar biasa, dan petinju yang sangat bagus. Tapi, tanpa bermaksud merendahkan Moses, dia baru bertarung melawan dua orang hebat di divisi kelas berat," kata Kabayel dikutip DAZN.
"Ketika Anda sudah melawan lebih banyak pemain besar di divisi ini, barulah kita bisa bicara."
Terkait rencana besarnya ke depan, Kabayel menegaskan bahwa fokus tunggalnya saat ini adalah menantang Oleksandr Usyk demi meraih gelar juara dunia sejati.
Sebagai pemilik sabuk interim WBC sekaligus penantang wajib (mandatory challenger), petinju berusia 33 tahun ini enggan mengambil risiko kehilangan status emasnya hanya demi meladeni ambisi Itauma di musim panas mendatang.
Tak heran jika Kabayel memilih untuk bersikap pragmatis dengan menuntaskan jalur wajibnya menuju takhta tertinggi terlebih dahulu.
"Pertama, saya ingin bertarung dengan Usyk, inilah rencananya. Saya ingin pertarungan gelar juara dunia. Setelah pertarungan gelar dunia itu, barulah kita bisa bicara," tegas Kabayel menutup spekulasi.
Penolakan halus dari Kabayel ini memaksa Moses Itauma untuk lebih bersabar atau mencari "mangsa" lain demi terus mengasah reputasinya.
Meski Itauma sempat menyatakan ketertarikannya untuk melakukan invasi ke Jerman demi menantang Kabayel, rencana tersebut tampaknya harus tertunda hingga sang juara interim menyelesaikan urusannya di panggung utama dunia.
Kabayel kini berada dalam posisi memantau hasil laga Usyk vs Rico Verhoeven di Mesir pada 23 Mei mendatang, sembari memastikan langkahnya menuju mahkota juara dunia tetap terjaga tanpa gangguan dari ambisi sang petinju muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








