Setelah Hancurkan Jermaine Franklin, Moses Itauma Kini Bidik Takhta Oleksandr Usyk
AKURAT.CO, Dunia tinju kelas berat kini punya sosok baru yang mengerikan: Moses Itauma. Tidak sekadar menang, Itauma mengirimkan pesan peringatan ke seluruh penjuru divisi kelas berat.
Isyarat ini disampaikan Moses Itauma usai melumat petinju tangguh Amerika Serikat, Jermaine Franklin, hanya dalam lima ronde pada akhir pekan lalu.
Jermaine Franklin, yang sebelumnya dikenal memiliki daya tahan "beton" saat memaksa Anthony Joshua dan Dillian Whyte bertarung hingga ronde terakhir, justru dibuat tak berkutik di hadapan wonderkid Inggris berusia 21 tahun ini.
Permainan footwork, tipuan yang cerdas, hingga kecepatan tangan kilat Moses Itauma ditutup dengan sebuah uppercut maut yang memadamkan sisa perlawanan Franklin.
Usai kemenangan tersebut, Itauma menegaskan kesiapannya untuk berhadapan dengan siapa pun, termasuk para penguasa elite seperti Oleksandr Usyk, Anthony Joshua, hingga Tyson Fury.
Namun, ia sadar bahwa para "sesepuh" divisi kelas berat tersebut mungkin akan menghindarinya hingga mereka gantung sarung tinju.
“Itu mungkin pertanyaan yang harus dijawab oleh Usyk. Bagi saya, saya hanya terus merangkak naik di peringkat dunia dan mencoba mendapatkan kesempatan untuk memperebutkan gelar juara dunia,” kata Itauma dikutip Sky Sports.
Meski kini menyandang status sebagai salah satu penantang utama, Itauma merasa para raksasa tersebut enggan meliriknya.
Namun, ia tidak ragu jika kesempatan melawan Oleksandr Usyk (yang dianggapnya sebagai petinju kelas berat terbaik saat ini) datang menghampiri.
“Jika dia ingin laga itu terjadi, tentu saja saya 100 persen siap,” kata Itauma.
Langkah terdekat Itauma kini adalah menjadi penantang wajib (mandatory challenger) untuk gelar juara dunia kelas berat WBO. Sabuk tersebut akan diperebutkan oleh Fabio Wardley dan Daniel Dubois pada duel bulan depan.
Menariknya, baik Wardley maupun Dubois hadir langsung di sisi ring saat Itauma menghancurkan Franklin. Itauma pun berseloroh mengenai reaksi kedua calon lawannya tersebut.
“Saya rasa mereka tidak khawatir, tapi mereka mungkin berpikir, 'oh, anak ini ada di divisi saya'. Saya pikir jauh di lubuk hati, mereka punya reaksi yang sama. Hanya saja, Fabio mungkin sedikit lebih bisa menyembunyikannya,” jelas Itauma.
Terkait skenario menghadapi pemenang duel tersebut, Itauma mengakui adanya situasi canggung. Pasalnya, ia dan Fabio Wardley adalah rekan satu gym.
“Jika Fabio menang, situasinya akan agak sulit. Tapi jika Dubois yang menang, maka pertarungan itu sangat masuk akal. Jadi, kita lihat saja nanti,” katanya.
Dengan status penantang wajib WBO yang segera ia sandang, Moses Itauma kini hanya tinggal menunggu waktu untuk membuktikan apakah ia benar-benar si penghancur yang akan mengakhiri dominasi para raja lama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








