Pertahankan Sabuk WBC, Ryan Garcia Bentrok Kontra Conor Benn 12 September

AKURAT.CO, Panggung tinju dunia kelas welter dipastikan bakal kembali membara. Juara dunia kelas welter WBC, Ryan Garcia, mengonfirmasi bahwa dirinya akan naik ring untuk meladeni tantangan petinju asal Inggris, Conor Benn, di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 12 September 2026.
Menariknya, duel Ryan Garcia vs Connor Ben Connor ini akan digelar bersamaan dengan mega duel lainnya di Riyadh, Arab Saudi, yang mempertemukan Saul "Canelo" Alvarez kontra Christian Mbilli.
Bagi Ryan Garcia, pertarungan ini bukan sekadar mempertahankan sabuk juara, melainkan sebuah misi balas dendam yang sangat personal.
Saat menghadiri acara Tonight Show Starring Jimmy Fallon, petinju berjuluk KingRy ini membongkar pemicu perseteruannya dengan Connor Benn.
"Dia pernah mendatangi saya di sebuah acara penghargaan dua tahun lalu. Istri saya ada di sana, dan dia mendorong serta memegang saya. Jadi, ini cukup personal. Kami akan siap bertarung dan saya akan menghajarnya," kata Garcia berapi-api.
Ryan Garcia (27) sedang berada di atas angin setelah sukses merebut sabuk juara dunia pertamanya pada Februari 2026 lalu usai menang angka mutlak atas Mario Barrios. Raihan ini menjadi pembuktian sahih setelah dirinya sempat dua kali gagal dalam perebutan takhta tertinggi.
Di sudut lain, Conor Benn (29) mengemban misi besar untuk mengikuti jejak legendaris sang ayah, Nigel Benn, yang merupakan mantan juara dunia di dua kelas berbeda.
Laga ini sekaligus menjadi pembuktian bagi Benn setelah ia memutuskan hengkang dari Matchroom Boxing dan beralih ke Zuffa Boxing, promotor milik bos UFC, Dana White, yang disokong dana melimpah dari Arab Saudi.
Meskipun Benn sudah tidak bertarung di kelas welter murni sejak Februari 2024, ia membuktikan ketajamannya dengan naik kelas.
Tahun lalu, ia sukses menumbangkan Chris Eubank Jr di kelas menengah sebelum akhirnya mengandaskan perlawanan Regis Prograis pada April 2026 dalam laga catchweight.
Benn sendiri sempat melayangkan perang urat syaraf dengan menyebut Garcia sebagai sosok yang bagus untuk industri tinju.
Namun, di sisi lain ia menganggap petinju Amerika Serikat itu sebagai liabilitas atau beban karena perilakunya yang tidak dapat diprediksi.
Dengan bumbu dendam pribadi dan latar belakang kedua petarung yang sama-sama pernah tersandung skandal, duel pada September nanti dipastikan akan menjadi salah satu tontonan paling panas dan penuh drama di tahun 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






