Akurat Logo

Tatap Asian Boxing 2026, 19 Petinju Muda Indonesia Siap Uji Nyali di GBK

Dian Eko Prasetio | 3 Juli 2026, 19:18 WIB
Tatap Asian Boxing 2026, 19 Petinju Muda Indonesia Siap Uji Nyali di GBK
Petinju muda Indonesia, Pangeran F Lani (kanan), saat menjalani sesi latihan di Vietnam beberapa waktu silam. PERBATI.

AKURAT.CO, Sebanyak 19 petinju muda Indonesia bersiap unjuk gigi dalam ajang bergengsi Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026 (Asian Boxing U19 & U23 Championship 2026).

Turnamen skala internasional ini dijadwalkan berlangsung di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada 5-14 Juni 2026.

Di bawah asuhan pelatih asal Thailand, Kamanit Nareerak, skuad Merah Putih dipastikan harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, mereka akan bersaing dengan 362 petinju top dari 26 negara untuk memperebutkan podium tertinggi.

Pelatih Timnas Tinju Indonesia, Husni Ray, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan kalender resmi dari Asian Boxing (AB). Oleh karena itu, negara-negara peserta dipastikan bakal menurunkan kekuatan terbaik mereka.

"Ini Kejuaraan Asia yang sudah lama kita tidak pernah ikut. Jadi, ini bukan event sembarangan, enggak bisa disepelekan. Lawan-lawan yang dihadapi bukan 'kaleng-kaleng' karena mereka yang terbaik di negaranya," kata Husni Ray, Jumat (3/7/2026).

Husni tidak menampik bahwa mayoritas materi petinju yang diturunkan oleh Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) kali ini masih minim pengalaman internasional.

https://akurat.co/arena/824732/sea-games-tinju-akhirnya-sumbang-emas-pertama-untuk-indonesia-lewat-junior-vicky-tahumil

Mereka akan langsung diuji oleh petinju-petinju tangguh dari negara kuat seperti Thailand, Filipina, India, Kazakhstan, hingga Uzbekistan.

"Petinju kita bisa main bagus saja dan bisa menyaingi peserta lain yang bagus, itu sudah harus kita syukuri. Apalagi, mereka kan sebagian baru melangkah nih, istilahnya baru memulai debut di tingkat internasional melalui program pembinaan yang dilahirkan PERBATI," jelasnya.

Kendati demikian, ada beberapa nama yang sudah mulai mencicipi panggung internasional, meski jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari.

"Ya, kalau jam terbang internasional itu kan baru beberapa tahun ini saja ya, seperti Volta, Pangeran, yang baru-baru kemarin ini ikut. Iya, terus Henky, itu kemarin sempat ikut latihan di Vietnam, lalu ke Mongolia. Jadi memang baru tahun inilah istilahnya kita mulai bergerak," ungkapnya.

Bicara soal target, Husni Ray tetap optimistis anak asuhnya mampu berbicara banyak, terlebih faktor undian (drawing) juga akan sangat menentukan langkah Indonesia.

"Peluang mendapatkan medali itu selalu ada. Mudah-mudahan nanti undiannya bagus, jadi peluangnya bisa lebih besar lagi," tegasnya.

Lebih dari sekadar mengejar medali, PERBATI membidik turnamen ini sebagai ajang seleksi nasional menuju multi-event yang lebih besar. Skuad U-23 yang turun kali ini sudah masuk dalam kategori elite, sehingga performa mereka akan dipantau ketat demi masa depan tinju Indonesia.

"Tahun depan kan ada SEA Games Malaysia 2027. Terus anak-anak yang U-23 itu kan sudah masuk kategori elite namanya. Jadi kalau memang performanya bagus, kan bisa dimasukkan dalam pelatnas jangka panjang menghadapi Pra-Olimpiade Los Angeles 2028," tambahnya.

Oleh karena itu, Husni berharap program pelatnas, Training Camp (TC), serta uji coba internasional dapat terus bergulir secara konsisten selama dua sampai tiga tahun ke depan. Karena menurutnya jam terbang sangat penting bagi perkembangan atlet tinju.

Optimisme senada juga datang dari sang pelatih kepala, Kamanit Nareerak. Pelatih yang sukses membawa Indonesia mendulang satu medali emas, empat perak, dan empat perunggu pada SEA Games Thailand 2025 lalu itu mengakui bahwa Indonesia memiliki segudang talenta berbakat. Namun, potensi tersebut wajib diasah lewat kompetisi luar negeri yang rutin.

"Kamanit bilang petinju kita banyak yang bagus, tinggal bagaimana kita mengelolanya dan menjaganya dengan kompetisi di luar negeri. Makanya, dia mau melatih di sini, dengan syarat programnya harus berkesinambungan. Tidak boleh putus-nyambung. Karena kan prestasi itu tidak datang seketika, butuh pembinaan jangka panjang," pungkas Husni.

Daftar Resmi Petinju Indonesia di Asian Boxing U19 & U23 2026

Putra U-19

 1. Anugrah Sandy (Kelas 50kg)

 2. Pangeran F Lani (Kelas 55kg)

 3. Joshua Lahindo (Kelas 60kg)

 4. Victor Wengkang (Kelas 65kg)

 5. M Rayhan A (Kelas 75kg)

 6. Irnanda Firnanda (Kelas 85kg)

 7. Nouval (Kelas 90kg)

Putri U-19

 1. Anggie Chalik (Kelas 48kg)

 2. Fani Afnani (Kelas 51kg)

 3. Dira Arrika (Kelas 57kg)

Putri U-23

 1. Linda Sari (Kelas 48kg)

 2. Marion (Kelas 54kg)

 3. Nurul Izzah (Kelas 57kg)

 4. Maria Manguntu (Kelas 65kg)

Putra U-23

 1. Fredrik Ampage (Kelas 50kg)

 2. Mars de Volta (Kelas 60kg)

 3. Laskar Putra (Kelas 65kg)

 4. Radiyansya (Kelas 70kg)

 5. Riko Prayogi (Kelas 85kg)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.