Akurat
Pemprov Sumsel

Komentari Keluarnya Kevin Sanjaya dari Pelatnas PBSI, Ketua PB Djarum: Mau Main Lagi? Enggak Ada Partner

Leo Farhan | 28 Mei 2024, 11:15 WIB
Komentari Keluarnya Kevin Sanjaya dari Pelatnas PBSI, Ketua PB Djarum: Mau Main Lagi? Enggak Ada Partner
 
AKURAT.CO Pebulu tangkis spesialis sektor ganda, Kevin Sanjaya Sukamuljo, menyatakan mundur dari Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) Persatuan Bukutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), pada 16 Mei 2024 silam.
 
Menanggapi mundurnya salah satu bekas anak didiknya dari Pelatnas PBSI, Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, bakal memberikan support penuh terhadap langkah yang diambil Kevin.
 
"Intinya, saya itu memberikan support untuk semua langkah yang diambil oleh Kevin," jelas Yoppy Rosimin kepada awak media termasuk Akurat di bilangan Jakarta Timur, Senin (27/5/2024).
 
"Apakah dia mau menjadi pebisnis yang profesional, atau mau kembali ke dunia bulu tangkis sebagai apapun. Apakah jadi pemain, mau comeback, monggo. Kalau mau jadi pelatih, monggo."
 
 
Keputusan Kevin mundur dari Pelatnas PBSI disampaikan langsung oleh Kabid Binpres PBSI, Ricky Subagja, yang mengungkapkan bahwa tidak ada alasan khusus terkait keputusan mantan pasangan Marcus Fernaldi Gideon itu mundur.
 
Disinggung mengenai kemungkinan Kevin untuk kembali ke klub lamanya, Yoppy menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menyambut atlet berusia 28 tahun itu dengan tangan terbuka.
 
Namun, pria yang juga menjabat sebagai Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation itu juga menegaskan kemungkinan Kevin untuk kembali bermain cukup kecil, lantaran saat ini dia tidak memiliki tandem.
 
"Balik ke Djarum sebagai alumni, pasti. (Kalau untuk) bermain lagi? Ya tanya ke Kevin. Kan partnernya enggak ada, masa mau partnernya sama saya. Ya kita lihat perkembangan," jelas Yoppy.
 
Dalam setahun terakhir, setidaknya sudah ada tiga pebulu tangkis jebolan PB Djarum yang memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI. Selain Kevin, dua lainnya adalah Pramudya Kusumawardana dan Ribka Sugiarto.
 
 
Walau merasa kehilangan dengan mundurnya para atletnya dalam kancah bulu tangkis nasional, namun Yoppy optimistis pihaknya mampu menghadirkan pemain-pemain pengganti yang tidak kalah baik, atau mungkin berada di atasnya.
 
"Ya kita harus punya semboyan patah satu tumbuh seribu. Kita kan punya audisi setiap tahun. Setiap tahun kita ngerekrut 25-30 atlet. Selalu ada pengganti," jelas Yoppy.
 
"Walaupun mungkin kita juga merasa kehilangan karena mereka sudah meniti karier puluhan, belasan tahun, (tapi) tiba-tiba mundur, ya kita ikut menyesalkan. Tapi, solusi terbaik pasti kita akan dengarkan dari mereka."
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
R