Akurat
Pemprov Sumsel

All England: Debut Manis Amri/Nita di Birmingham Diwarnai Kandasnya Sabar/Reza

Dian Eko Prasetio | 4 Maret 2026, 21:43 WIB
All England: Debut Manis Amri/Nita di Birmingham Diwarnai Kandasnya Sabar/Reza
Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, saat menghadapi dueta asal Jerman, Marvin Seidel/Thuc Phuong Nguyen, di laga pembuka All England 2026 di Birmingham, Inggris, Rabu (4/3/2026). PBSI

AKURAT.CO, Nasib kontras mewarnai perjalanan wakil Indonesia pada hari kedua babak 32 besar All England 2026. Bertanding di Utilita Arena, Rabu, 4 Maret 2026 waktu setempat, pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sukses menandai debut mereka dengan kemenangan manis.

Sayangnya, hasil positif tersebut gagal diikuti ganda putra unggulan ketujuh, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang harus angkat koper lebih awal di All England tahun ini.

Amri/Nita yang turun sebagai debutan di turnamen All England kali ini mampu tampil memukau saat meladeni wakil Jerman, Marvin Seidel/Thuc Phuong Nguyen.

Meski sempat tertinggal di awal laga, Amri/Nita berhasil membalikkan keadaan dan menang meyakinkan dengan skor 21-17 dan 21-14.

Kemenangan ini terasa spesial lantaran menjadi ajang balas dendam bagi Amri/Nita yang pada pertemuan sebelumnya harus mengakui keunggulan duet Jerman tersebut. Amri mengaku sempat merasakan ketegangan luar biasa sebelum laga dimulai.

"Alhamdulillah bisa main di All England pertama kali dan menang. Kalau gugup malah saya merasakannya tadi malam saat persiapan. Tapi dari pemanasan sampai masuk lapangan, bersyukur bisa lebih tenang," kata Amri usai laga.

Nita menambahkan, kunci keberhasilan mereka terletak pada perubahan strategi yang drastis. Ia memilih untuk mematikan permainan depan net demi meredam serangan mematikan Marvin Seidel.

"Saya lebih jaga depannya dan tidak banyak mengangkat bola karena Seidel bola atasnya sangat baik. Kami juga lebih siap di defense, lebih rapat," jelas Nita.

Sabar/Reza Tak Berdaya di Hadapan Popov Bersaudara

Hasil minor justru harus diterima pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Menghadapi wakil Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, ganda putra non-pelatnas ini tidak mampu berbuat banyak dan menyerah dengan skor identik 12-21 dan 12-21.

Sabar/Reza mengaku kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan dan laju shuttlecock yang terasa sangat lambat. Hal ini membuat pola serangan yang biasanya menjadi senjata andalan mereka justru tumpul di hadapan duo Popov.

"Kami kesulitan hari ini karena shuttlecock-nya sangat lambat, jadi kami menyerang tidak tembus. Saat diserang balik juga kami kurang siap," kata Reza kecewa.

"Kondisi hari ini benar-benar berbeda. Selain karena bola berat, Popov bersaudara bermain sangat baik dan rapi. Sementara kami tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik. Kami harus evaluasi untuk turnamen selanjutnya," kata Sabar menambahkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.