Setelah Akhirnya Raih Gelar Perdana Di Australia, Johann Zarco Merasa Lebih Mudah Tinggalkan Ducati

AKURAT.CO, Johannn Zarco mengambil pilihan yang cenderung melawan arus dengan meninggalkan Ducati ketika banyak pembalap ingin bergabung dengan pabrikan asal Italia tersebut.
Namun demikian, Johannn Zarco boleh merasa lega karena ia akan mengakhiri masa bersama Ducati setelah meraih kemenangan di Grand Prix Australia 2023, akhir pekan lalu.
“Ini akan lebih mudah, saya kira,” kata Johannn Zarco sebagaimana dipetik dari Crash. “Ini akan menjadi babak baru tetapi saya masih melihat banyak hal dari apa yang saya lakukan dan apa yang orang lain lakukan.”
Baca Juga: MotoGP Australia: 7 Tahun Penantian Johann Zarco Dibayar Tuntas Di Phillip Island
Kemenangan pembalap asal Prancis di Australia pekan lalu cukup emosional karena itu adalah kemenangan pertama sejak ia membalap di kelas MotoGP pada 2017. Zarco bahkan terkesan karena mendapatkan ucapan selamat dari rekan sesama pembalap.
“Saya senang melihat banyak pembalap mengucapkan selamat,” kata Zarco.
“Saya bisa melihat di mata mereka bahwa itu benar-benar tulus. Sangat menyenangkan. Mereka gembira dengan saya dan itu memberikan Anda perasaan yang menyenangkan.”
Sebagai salah satu yang paling senior di MotoGP, kemenangan perdana Zarco di Australia menunjukkan perjuangan panjang seorang pembalap yang bersaing di periode dominasi Marc Marquez.
Baca Juga: Pindah Ke Honda Yang Sedang Terpuruk, Johann Zarco Dianggap Ambil Risiko
Memulai dari tim satelit Yamaha pada 2017, Zarco telah membalap untuk empat pabrikan: Yamaha, Honda, KTM, dan Ducati. Sebelum GP Australia tahun ini, ia sudah 19 kali naik podium tanpa gelar juara.
Ducati adalah tim terlama yang dibelanya, yakni empat musim sejak 2020. Mulai musim depan, Zarco akan membalap untuk LCR Honda yang pernah dibelanya pada 2019.
Di musim ini, Johann Zarco sudah lima kali naik podium dan untuk sementara menempati posisi kelima klasemen. Posisi ini adalah yang terbaik dicapainya setara dengan pencapaian musim 2021.
Pekan ini, juara dunia Mot02 dua kali bersama Kalex itu akan kembali bertarung di Grand Prix Thailand. Balapan Thailand akan digelar di Sirkuit Internasional, Chang, Minggu (29/10).
GP Thailand akan krusial karena dua pembalap papan atas, Fransesco Bagnaia dan Jorge Martin, masih punya kesempatan untuk menjadi juara dunia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









