Akurat
Pemprov Sumsel

Mauricio Souza Keluhkan Kartu Kuning Allano Lima Lebih Disorot Ketimbang Penampilan

Zainal Hasan | 26 Februari 2026, 16:04 WIB
Mauricio Souza Keluhkan Kartu Kuning Allano Lima Lebih Disorot Ketimbang Penampilan
Pemain Persija Jakarta, Allano Lima, dalam salah satu pertandingan.

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pembelaan terhadap salah satu anak asuhnya, Allano Lima, yang kerap mendapat kritik pedas karena permainannya.

Allano Lima dinilai kerap emosional dalam melakoni pertandingan bersama Persija Jakarta yang berujung hukuman kartu.

Mauricio Souza menilai publik "menutup mata" terhadap kontribusi besar Allano Lima untuk Persija Jakarta.

“Allano tidak bicara apa pun dengan wasit, dengan siapa pun. Ada beberapa pemain terlibat masalah, justru mendapatkan kartu itu Allano,” ucap Mauricio Souza melalui keterangan resmi Persija, Kamis (26/2).

Allano Lima mendapatkan sorotan tajam saat Persija Jakarta menghadapi Malut United pada pekan ke-23 yang berlangsung di Stadion Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2).

Dalam laga tersebut, Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan 3-2. Namun, Allano Lima kembali mendapatkan kartu kuning.

Kartu kuning ini menjadi yang kesebelas diraih oleh Allano Lima. Jumlah kartu kuning tersebut menempatkan Allano sebagai pemain dengan catatan disiplin paling banyak.

Tak ayal, rentetan kartu kuning ini membuat pencinta sepakbola Indonesia mempertanyakan gaya permainan Allano Lima. Banyak yang menilai pemain Brasil itu sangat emosional serta bisa merugikan tim.

Namun, di laga melawan Malut United Allano Lima tampil impresif dengan menyumbangkan dua assist penting.

Souza bahkan menilai kartu kuning yang diterima Allano merupakan hasil dari tindakan provokatif.

Menurut pelatih asal Brasil itu, narasi negatif tentang Allano lebih dominan ketimbang timnya meraih kemenangan krusial dari markas Malut United di Ternate.

“Jadi, pada satu momen kita tidak menghargai kemenangan Persija. Selalu ada kritik dari wartawan untuk pemain kami,” keluh Mauricio Souza.

Souza menilai apa yang sudah dilakukan Persija Jakarta tidak pernah cukup menutup kritik. Padahal, Persija Jakarta tengah bersaing di jalur juara Super League 2025-2026.

“Sepertinya yang sudah kami lakukan tidak bisa memuaskan wartawan. Memang beberapa klub yang sedang bersaing jadi juara, kami datang ke sini dengan laga susah, kami bisa dapat kemenangan," ucap Souza.

Mantan pelatih Madura United ini pun mengajak semua pihak melihat sisi lain dari Allano Lima. Sebab, Allano Lima sudah meraih man of the match sebanyak tujuh kali.

"Mungkin ketujuh kalinya Allano jadi pemain terbaik. Namun, kita cuma fokus ke kartu kuningnya dia, sedih sekali saya. Jadi, apakah Allano seperti itu, dia dapat kartu terus, atau kita mau kritik terus?" tuturnya.

“Tetapi, kali ini, dia tidak melakukan apa-apa serta diberikan kartu kuning. Fokus kami di laga adalah kemenangan, jangan fokus ke kartu Allano. Saya pikir The Jakmania selalu kasih dukungan yang positif untuk kami."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.