Mauricio Souza Keluhkan Kartu Kuning Allano Lima Lebih Disorot Ketimbang Penampilan

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pembelaan terhadap salah satu anak asuhnya, Allano Lima, yang kerap mendapat kritik pedas karena permainannya.
Allano Lima dinilai kerap emosional dalam melakoni pertandingan bersama Persija Jakarta yang berujung hukuman kartu.
Mauricio Souza menilai publik "menutup mata" terhadap kontribusi besar Allano Lima untuk Persija Jakarta.
“Allano tidak bicara apa pun dengan wasit, dengan siapa pun. Ada beberapa pemain terlibat masalah, justru mendapatkan kartu itu Allano,” ucap Mauricio Souza melalui keterangan resmi Persija, Kamis (26/2).
Allano Lima mendapatkan sorotan tajam saat Persija Jakarta menghadapi Malut United pada pekan ke-23 yang berlangsung di Stadion Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2).
Dalam laga tersebut, Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan 3-2. Namun, Allano Lima kembali mendapatkan kartu kuning.
Kartu kuning ini menjadi yang kesebelas diraih oleh Allano Lima. Jumlah kartu kuning tersebut menempatkan Allano sebagai pemain dengan catatan disiplin paling banyak.
Tak ayal, rentetan kartu kuning ini membuat pencinta sepakbola Indonesia mempertanyakan gaya permainan Allano Lima. Banyak yang menilai pemain Brasil itu sangat emosional serta bisa merugikan tim.
Namun, di laga melawan Malut United Allano Lima tampil impresif dengan menyumbangkan dua assist penting.
Souza bahkan menilai kartu kuning yang diterima Allano merupakan hasil dari tindakan provokatif.
Menurut pelatih asal Brasil itu, narasi negatif tentang Allano lebih dominan ketimbang timnya meraih kemenangan krusial dari markas Malut United di Ternate.
“Jadi, pada satu momen kita tidak menghargai kemenangan Persija. Selalu ada kritik dari wartawan untuk pemain kami,” keluh Mauricio Souza.
Souza menilai apa yang sudah dilakukan Persija Jakarta tidak pernah cukup menutup kritik. Padahal, Persija Jakarta tengah bersaing di jalur juara Super League 2025-2026.
“Sepertinya yang sudah kami lakukan tidak bisa memuaskan wartawan. Memang beberapa klub yang sedang bersaing jadi juara, kami datang ke sini dengan laga susah, kami bisa dapat kemenangan," ucap Souza.
Mantan pelatih Madura United ini pun mengajak semua pihak melihat sisi lain dari Allano Lima. Sebab, Allano Lima sudah meraih man of the match sebanyak tujuh kali.
"Mungkin ketujuh kalinya Allano jadi pemain terbaik. Namun, kita cuma fokus ke kartu kuningnya dia, sedih sekali saya. Jadi, apakah Allano seperti itu, dia dapat kartu terus, atau kita mau kritik terus?" tuturnya.
“Tetapi, kali ini, dia tidak melakukan apa-apa serta diberikan kartu kuning. Fokus kami di laga adalah kemenangan, jangan fokus ke kartu Allano. Saya pikir The Jakmania selalu kasih dukungan yang positif untuk kami."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








