Akurat
Pemprov Sumsel

Real Madrid Berpotensi Akhiri Musim Tanpa Gelar, Akankah Berdampak Pada Posisi Alvaro Arbeloa?

Hervin Saputra | 16 April 2026, 19:35 WIB
Real Madrid Berpotensi Akhiri Musim Tanpa Gelar, Akankah Berdampak Pada Posisi Alvaro Arbeloa?
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, saat berada di bus tim usai laga timnya kontra Bayern Munchen di Munchen, Jerman, Rabu (15/4/2026). X/Fabrizio Romano

AKURAT.CO, Adalah wajar posisi Alvaro Arbeloa di kursi pelatih Real Madrid menjadi sorotan selepas klub raksasa Spanyol tersebut tersingkir dari Liga Champions 2025-2026.

Bukan itu saja, sebagai eks pemain Real Madrid, Alvaro Arbeloa bahkan adalah salah satu orang yang paling tahu konsekuensi yang dihadapi pelatih menyusul kekalahan yang dialami klubnya pada Rabu (15/4/2026) tersebut.

Sudah menjadi fakta bahwa Real Madrid kalah 3-4 atas Bayern Munchen di leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jerman, semalam.

Kekalahan itu melengkapi kekalahan 1-2 di leg pertama ketika Los Blancos menjamu Bayern Munchen di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, pekan lalu. Total, Madrid kalah 4-6 dalam agregat kontra Munchen di Liga Champions musim ini.

Kegagalan di Liga Champions juga menyimpan potensi Madrid tanpa gelar musim ini. Mengulang musim lalu yang berakhir dengan kepergian Carlo Ancelotti dari jabatan entrenador.

Arbeloa sendiri masuk menggantikan eks rekan setimnya, Xabi Alonso, yang dipecat selepas Madrid dikalahkan Barcelona di final Piala Super Spanyol, Januari silam. Tampaknya Arbeloa belum bisa memperbaiki situasi pasca peninggalan Alonso.

Adapun Arbeloa mengaku tak mencemaskan kedudukannya saat ini. Pelatih berkebangsaan Spanyol berusia 43 tahun tersebut menegaskan bahwa keputusan soal jabatannya sepenuhnya hak klub.

“Saya akan menghormati keputusan klub. Tetapi saya tidak memikirkan soal itu. Ini adalah keputusan klub,” kata Arbeloa sebagaimana dipetik dari BBC.

“Saya adalah orangnya klub dan semua yang saya inginkan untuk Madrid adalah menang, siapapun pelatihnya.”

Kini tersisa tujuh pertandingan lagi untuk dimainkan Madrid di La Liga Spanyol 2025-2026. Madrid berada di posisi kedua klasemen dengan jarak sembilan poin dari Barcelona yang menempati posisi puncak.

Jarak sembilan poin tersebut tampaknya akan sulit untuk dikejar oleh Madrid meski secara matematis peluang masih terbuka. Belajar dari masa lalu, menyelesaikan musim tanpa gelar akan berujung pada pemecatan atau hengkang.

Manuel Pellegrini pada 2009-2010 dan Zinedine Zidane pada 2020-2021 adalah dua pelatih yang pernah merasakan konsekuensi “trophyless”.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.