Akurat
Pemprov Sumsel

Cetak Gol untuk Kemenangan Real Madrid, Mengapa Vinicius Junior Justru Minta Maaf ke Madridista?

Hervin Saputra | 22 April 2026, 14:38 WIB
Cetak Gol untuk Kemenangan Real Madrid, Mengapa Vinicius Junior Justru Minta Maaf ke Madridista?
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, saat melakukan gerakan meminta maaf kepada suporter timnya dalam laga melawan Alaves di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol. Selasa (21/4/2026). X/ActuFoot

AKURAT.CO, Alih-alih merayakan dengan suka cita, Vinicius Junior justru melakukan gerakan meminta maaf kepada suporter Real Madrid pasca mencetak gol ke gawang Deportivo Alaves.

Insiden itu terjadi ketika Real Madrid menjamu Alaves untuk pertandingan ke-32 La Liga Spanyol 2025-2026 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Selasa (22/4/2026).

Vinicius Junior mencetak gol kedua di menit ke-50 dalam kemenangan 2-1 Real Madrid atas Alaves. Adapun gol pertama dicetak oleh Kylian Mbappe di menit ke-30 sementara Alaves membalas melalui Toni Martinez di menit ke-90+3.

Sejumlah tafsiran yang muncul dari peristiwa tersebut. Salah satunya adalah Vinicius meminta maaf karena Madrid tampil tidak begitu baik musim ini di mana mereka kemungkinan akan mengakhiri kompetisi tanpa satu gelar pun.

Pada saat yang sama, Madridista yang memadati Santiago Bernabeu beberapa kali terdengar mengeluarkan suara ejekan untuk winger asal Brasil tersebut. Barangkali karena itu Vini–sapaan Vinicius–meminta maaf.

Permusuhan antara Madridista dan Vinicius agaknya sudah dipicu dari reaksinya yang menentang Xabi Alonso saat diganti di El Clasico melawan Barcelona pada Oktober 2025.

Situasi juga kian sulit bagi Vinicius sejalan Madrid tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan Bayern Munchen, pekan lalu. Adapun laga melawan Alaves adalah laga pertama sejak kekalahan pahit tersebut.

Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, tak menganggap bahwa ejekan suporter timnya khusus untuk Vinicius. Juga, kata Arbeloa, tidak seluruh suporter memusuhi pesepakbola berusia 25 tahun tersebut.

“Saya tidak merasa itu semua (suporter), (dilakukan) setiap hari, atau hanya untuk dia saja. Itu adalah permintaan stadion dan pendukung: mereka ingin mendapatkan yang terbaik dari pemain mereka,” kata Arbeloa dipetik dari AS.

“Saya juga diejek ketika saya pemain. Apa yang selalu membuat saya gembira adalah apa yang dia lakukan hari ini, mengubah ejekan menjadi tepuh tangan. Bagi saya, itu yang penting.”

Adapun kemenangan atas Alaves membuat Madrid memangkas selisih dengan Barcelona yang berada di posisi teratas menjadi enam poin saja. Madrid masih punya sisa enam laga lagi di La Liga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.