Norwegia Buka Peluang Gugat Penangguhan Sanksi Folarin Balogun, IOC Pantau Gianni Infantino

AKURAT.CO, Isu penangguhan kartu merah pemain Tim Nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, di Piala Dunia 2026, sepertinya belum pudar. Kali ini, Federasi Sepakbola Norwegia (NFF), berencana mengajukan gugatan.
Disampaikan oleh BBC, Presiden NFF, Lise Klaveness, mengatakan bahwa organisasinya telah bereaksi keras atas penangguhan sanksi untuk Folarin Balogun. Tindakan lanjutan akan dibicarakan pada pertemuan terdekat NFF.
Keluhan resmi ini akan diajukan kepada Komite Etik FIFA sehubungan proses pengangguhan kartu merah yang didapat Folarin Balogun pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Bosnia-Herzegovina itu.
Sebelum ini, NFF juga sudah memasukkan keluhan atas pemberian Penghargaan Perdamaian FIFA yang pertama kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
“Cukup layak untuk memasukkan kasus Balogun ke dalam penyelidikan komite etik FIFA yang kami lakukan sebelum Piala Dunia sehubungan apa yang disebut penghargaan perdamaian FIFA semasa undian (Piala Dunia) di Washington sebelum Natal tahun lalu,” kata Lise Klaveness.
Kasus Folarin Balogun menjadi perhatian karena penangguhan kartu merahnya dilakukan oleh Komite Disiplin FIFA selepas Donald Trump mengaku menghubungi Gianni Infantino.
Secara terbuka, Trump meminta Infantino meninjau ulang sanksi terhadap Balogun dengan tujuan penyerang AS Monako berusia 25 tahun itu bisa diturunkan ketika tim nasionalnya menghadapi Belgia di babak 16 besar.
FIFA mengabulkan permintaan tersebut disusul dengan kecaman dari banyak pihak yang menganggap Infantino telah mencederai asas independensi FIFA. Infantino dinilai membiarkan FIFA diintervensi oleh Trump.
AS sendiri tersungkur dengan kekalahan 1-4 kontra Belgia di 16 besar Piala Dunia. Kekalahan tersebut dianggap menjadi alat bagi FIFA untuk mengubur polemik kartu merah Folarin Balogun.
Sikap NFF juga senada dengan sikap negara-negara Eropa terhadap Infantino sehubungan “skandal” Balogun. Eropa konon tak hendak mendukung Infantino pada pemilihan Presiden FIFA Maret mendatang.
Di sisi lain, Komite Olimpiade Internasional (IOC), juga sudah menerima keluhan atas independensi FIFA dalam kaitan dengan Gianni Infantino di Piala Dunia 2026.
Infantino sendiri adalah anggota IOC dan salah satu pasal yang termaktub dalam Piagam Olimpiade adalah anggota IOC tak menerima mandat atau intervensi dari pemerintah manapun dalam urusan keolahragaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








