Ridwan Kamil Siap Gratiskan Sekolah Swasta di Jakarta Bagi Siswa dari Keluarga Kurang Mampu

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil (RK), berencana untuk menggratiskan bayaran di sejumlah sekolah swasta kepada siswa-siswi yang merupakan berasal dari keluarga prasejahtera.
"Sebenarnya program itu memperkuat yang disiapkan di 2025. Jadi, buat keluarga prasejahtera itu gratis tidak hanya di negeri, tapi di swasta," kata RK di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2024).
Kendati begitu, RK mengatakan, program sekolah gratis tersebut tidak diterapkan ke seluruh sekolah swasta. Melainkan hanya kepada sekolah swasta yang biayanya masih terjangkau dengan anggaran atau APBD Pemerintah Provinsi Jakarta.
"Tapi swasta yang masuk dalam jangkauan dari Pemprov DKI," ujarnya.
Sebagai informasi, pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) menaruh perhatian serius pada persoalan pendidikan di Jakarta. Ia mengaku ingin menciptakan generasi muda Jakarta yang cerdas, berkarakter kuat, dan siap bersaing di era global.
Baca Juga: DPRD Optimis Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Terealisasi 2025
RK mengatakan, salah satu programnya yaitu sekolah gratis untuk semua. Program ini digagas agar setiap anak punya kesempatan yang setara untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa terhalang oleh biaya.
Sebelumnya, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ali Muhammad Johan, menyatakan bakal mengawal realisasi sekolah swasta gratis di Jakarta. Menurutnya, kebijakan sekolah swasta gratis menjadi solusi konkret dalam mengatasi daya tampung sekolah negeri yang terbatas.
"Alhamdulillah telah ada kesepakatan antara DPRD DKI dan Dinas Pendidikan untuk merealisasikan pendidikan gratis mulai tahun 2025. Kita akan kawal terus hal ini agar masuk dalam pembahasan Rancangan APBD 2025 nanti," kata Ali Muhammad Johan saat dihubungi di Jakarta, Jum'at (23/8/2024).
Dia mengungkapkan, sekolah swasta gratis akan diterapkan mulai tingkat SD, SMP hingga SMA atau SMK. Ali memastikan sekolah swasta gratis ini diperuntukkan bagi sekolah swasta yang saat ini menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah.
"Saat ini, Disdik masih melakukan kajian secara komprehensif untuk mematangkan kebijakan sekolah swasta gratis ini, merealokasi anggaran yang tadinya untuk bantuan pendidikan KJP Plus sekarang untuk sekolah gratis, lalu menyingkronkan dan merevisi regulasi terkait sehingga tahun ajaran 2025/2026 bisa langsung diterapkan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









