Tim Hukum Dedy-Dayat Laporkan Dugaan Kecurangan Pilkada Bungo 2024 ke Bawaslu

AKURAT.CO Tim Hukum dan Advokasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bungo nomor urut 1, Dedy-Dayat, kembali mendampingi masyarakat untuk melaporkan dugaan kecurangan Pilkada Bungo 2024.
Laporan tersebut diajukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bungo pada Jumat (29/11/2024).
Perwakilan Tim Hukum Dedy-Dayat, Paisal, menyatakan, sejumlah dugaan kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) terus terungkap di Kabupaten Bungo.
"Hari ini, kami mendampingi masyarakat untuk melaporkan beberapa dugaan pelanggaran terkait pelaksanaan Pilkada 2024. Dugaan ini merupakan indikasi serius yang harus ditindaklanjuti," ungkap Paisal.
Baca Juga: Quick Count Pilkada DKI 2024 Dicari Netizen, Bagaimana Sikap yang Islami Jika Pilihan Anda Menang?
Adapun, beberapa dugaan kecurangan ya g dilaporkan ya ini terkait sebuah video yang beredar memperlihatkan seorang pria mencoblos untuk Paslon nomor urut 2 pada tumpukan kertas suara.
Pria tersebut diduga adalah petugas KPPS di TPS 06 Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah.
Lalu soal Ketua KPPS yang diduga mengarahkan pemilih untuk mencoblos Paslon nomor urut 2, hingga Kotak suara ditemukan dalam kondisi tidak bersegel saat pleno di Kecamatan Bathin II Babeko.
"Kami meminta Bawaslu segera menindaklanjuti laporan ini. Jika terbukti, langkah hukum harus segera diambil sesuai peraturan yang berlaku," tegas Paisal.
Menanggapi laporan ini, Anggota Bawaslu Bungo, Mardawi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima semua laporan sesuai prosedur.
Baca Juga: IDI Kota Sukoharjo Bagikan Informasi Pengobatan Bagi Penyakit Campak
"Kami akan mengkaji laporan yang masuk terlebih dahulu. Jika ada indikasi pelanggaran yang mengarah ke tindak pidana, maka akan kami serahkan ke Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu)," jelas Mardawi.
Ia memastikan, semua laporan akan diproses sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Laporan ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas Pilkada Bungo 2024, yang diharapkan dapat berlangsung secara adil dan demokratis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









