Akurat
Pemprov Sumsel

PSI Sindir Rano Karno Ekonomi Jakarta Tak Baik-baik Saja, Daya Beli Turun dan Pengangguran Melonjak

Citra Puspitaningrum | 14 Juli 2025, 21:13 WIB
PSI Sindir Rano Karno Ekonomi Jakarta Tak Baik-baik Saja, Daya Beli Turun dan Pengangguran Melonjak

AKURAT.CO Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair Kemayoran 2025 resmi ditutup pada Minggu (13/7/2025) malam oleh Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno. Dalam pidato penutupan, Rano menyebut total transaksi selama gelaran berlangsung mencapai Rp7,3 triliun.

"Ini menunjukkan perekonomian Jakarta masih baik-baik saja," ujar Rano yang akrab disapa Bang Doel.

Namun pernyataan tersebut langsung menuai respons kritis dari Penasihat Fraksi PSI DPRD Provinsi Jakarta, August Hamonangan. Dia menyoroti penurunan nilai transaksi dibandingkan PRJ 2024.

Baca Juga: Berlatih dengan Senior, Figo Dennis Berambisi Masuk Tim Utama Persija Jakarta

"Hal ini berkebalikan dengan apa yang dinyatakan oleh Bang Doel. Bagaimana bisa penurunan Rp200 miliar disebut sukses dan ekonomi 'fine-fine saja'," kata August saat dihubungi, Senin (14/7/2025).

August mengapresiasi penyelenggaraan PRJ, sebagai ajang penggerak konsumsi dan dukungan terhadap pelaku usaha lokal. Namun, dia meminta agar semua pihak, terutama pejabat publik, bersikap realistis terhadap kondisi ekonomi.

"Acara seperti PRJ memang penting, tapi jangan sampai kita mengabaikan fakta-fakta di lapangan," imbuhnya.

Baca Juga: Adaptasi Cuaca, Timnas Renang Prancis Pilih Jakarta sebagai Pusat Latihan Jelang Kejuaraan Dunia

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jakarta mencatat, per Februari 2025 terdapat 338 ribu warga Jakarta yang menganggur. Sementara itu, Ketua Umum Kadin Provinsi Jakarta, Diana Dewi, juga mengungkap bahwa daya beli masyarakat mengalami penurunan signifikan di awal tahun ini.

August juga menyoroti fenomena lulusan sarjana yang melamar menjadi petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum), sebagai indikator nyata kesulitan lapangan kerja di Jakarta.

"Kami ingin Pemprov Jakarta tetap fokus menyelesaikan permasalahan ekonomi dan tidak larut dalam optimisme semu," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.