Pramono Pastikan Pembangunan Jakarta Lebih Merata, Benahi Kolong Jalan Tol hingga Perbanyak Taman

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan arah pembangunan Jakarta di bawah kepemimpinannya tak lagi berpusat di kawasan elite semata.
Dia memastikan, denyut pembangunan kini bergerak merata hingga ke wilayah pinggiran, bahkan ke kolong-kolong jalan tol yang selama ini identik dengan kesemrawutan.
"Sekarang ini konsentrasi membangun tidak hanya di Jakarta Pusat atau di Sudirman. Sekarang daerah-daerah, termasuk kolong-kolong jalan tol, menjadi perhatian," kata Pramono, dikutip Rabu (22/10/2025).
Baca Juga: Selamatkan Keuangan Daerah, Pramono Diminta Lobi Menkeu Soal Pemangkasan TKD
Dia menyebut, ruang-ruang di bawah jalan tol akan ditata ulang agar lebih estetis dan bermanfaat bagi masyarakat. Penataan itu meliputi pembuatan grafiti, mural, serta taman kecil sebagai ruang interaksi publik.
"Saya sudah minta untuk dilakukan perbaikan, termasuk dibuatkan grafiti, mural, dan taman-taman yang ada," lanjutnya.
Tak hanya itu, Pemprov Jakarta juga tengah memperbanyak pembangunan taman dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di berbagai wilayah Jakarta.
"Dalam waktu dekat ini saya akan banyak sekali meresmikan taman-taman baru sebagai RPTRA. Mungkin tidak luas, tetapi sangat berguna bagi masyarakat," ungkapnya.
Salah satu wujud nyata penataan itu terlihat di kolong Tol Slipi, Jakarta Pusat. Area yang dulunya kumuh kini berubah menjadi ruang publik yang semarak. Warga dapat bermain skateboard, skuter, hingga bersepeda di bawah naungan beton jalan tol.
Pramono bahkan mengajak para wali kota di lima wilayah untuk meniru langkah serupa. "Saya datang ke kolong Slipi ini, mengajak para wali kota memanfaatkan ruang-ruang seperti ini di Jakarta. Saya izinkan untuk digunakan bagi aktivitas masyarakat," ujarnya saat kunjungan ke lokasi, Kamis (14/8/2025).
Lebih lanjut, Pramono memberi lampu hijau bagi pemerintah kota memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menata kolong jalan tol dan ruang publik lainnya. "Saya mengizinkan kerja sama menggunakan dana CSR yang ada di masing-masing kota," tegasnya.
Dengan konsep baru ini, wajah Jakarta perlahan bergeser. Dari kota beton yang kaku, menjadi kota hidup yang berdenyut dari bawah jembatan hingga ke pusat pemerintahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








