Cegah Longsor Susulan, Pramono Setop Sistem Open Dumping di Zona 4 TPST Bantargebang

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan pihaknya telah menghentikan pengelolaan sampah dengan metode open dumping di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang, sesuai dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq.
Langkah ini dilakukan untuk menghindari longsor susulan di area TPST Bantargebang. Namun di lokasi lainnya seperti zona 2 dan zona 3 masih difungsikan untuk menampung sampah.
"Untuk zona 4, apa yang menjadi arahan Menteri Lingkungan Hidup sudah kami jalankan," kata Pramono di Balaikota Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Ringankan Beban Bantargebang, RDF Rorotan Ditargetkan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Menyikapi desakan terkait pemanfaatan pembangkit listrik tenaga sampah, pihaknya berencana menyiapkan lahan di Bantargebang untuk operasional PLTSa. Kemudian lahan yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas tersebut berkisar antara 8 hingga 10 hektar.
"Bantargebang salah satunya akan kita putuskan untuk PLTSa pembangkit listrik tenaga sampah yang beroperasi di sana, dan diperlukan lahan kurang lebih 8 sampai dengan 10 hektar," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyebutkan insiden longsor sampah di TPST Bantargebang menjadi alarm keras agar Pemprov Jakarta menghentikan pengelolaan sampah dengan metode open dumping. Dia juga mengajak semua pihak agar ikut berbenah.
"Kejadian ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pengelolaan dilakukan sesuai aturan. TPST Bantargebang harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk segera berbenah, demi keselamatan jiwa manusia dan kelestarian lingkungan," kata Hanif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








