Akurat
Pemprov Sumsel

DLH Jakarta Optimis Perbaiki Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir

Okto Rizki Alpino | 27 Maret 2026, 18:31 WIB
DLH Jakarta Optimis Perbaiki Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir
Ilustrasi sampah.

AKURAT.CO Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta menegaskan komitmennya untuk menekan volume sampah melalui pembenahan sistem pengelolaan secara menyeluruh, mulai dari sumber hingga tahap akhir.

Kepala Dinas LH Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan penguatan pemilahan dan pengurangan sampah di tingkat masyarakat harus menjadi prioritas utama. Seluruh jajaran diminta memastikan sistem pengelolaan berjalan konsisten tanpa terputus dari hulu hingga hilir.

Dia juga meminta PJLP Pendamping Bidang Pengelola Sampah di tingkat RW (BPS RW) untuk terus mengintensifkan edukasi kepada warga. Tujuannya, agar kebiasaan memilah dan mengurangi sampah dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga: Emplasemen Bantaran Kali TPU Tanah Kusir Ditutup, Pengolahan Sampah Dialihkan ke TB Simatupang

"Di sisi lain, petugas pengumpul sampah atau tukang gerobak harus menjaga agar sampah yang sudah dipilah tidak kembali tercampur," kata Asep kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Dia menekankan tidak boleh ada lagi pencampuran sampah dalam proses pengangkutan hingga ke fasilitas pengolahan. Hal serupa juga berlaku di Tempat Penampungan Sementara (TPS), di mana sampah harus tetap dalam kondisi terpilah sesuai kategorinya.

"Termasuk petugas Penanganan Sampah Badan Air agar melakukan pemilahan dan pengolahan di fasilitas UPSBA," ucapnya.

Baca Juga: Tempat Penampungan Sampah di Badan Sungai TPU Tanah Kusir Ditutup Permanen

Diketahui, pengelolaan sampah di Jakarta terus menjadi sorotan, di tengah perayaan 1 abad kota Jakarta. Terutama, pascalongsor TPST Bantar Gebang yang memakan korban jiwa.

Pembenahan menuju arah yang lebih baik terus dilakukan salah satunya melalui Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), sekaligus mengoptimalkan seluruh proses pengolahan secara terpadu.

Selain itu, jajaran Suku Dinas dan Satuan Pelaksana diminta mengoptimalkan berbagai fasilitas pengolahan di lingkungan warga, mulai dari bank sampah, komposting, hingga biokonversi maggot BSF.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.