Akurat
Pemprov Sumsel

BUMD Leaders Forum Upaya Pemprov Jakarta Mendorong Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi

Wahyu SK | 17 April 2026, 22:22 WIB
BUMD Leaders Forum Upaya Pemprov Jakarta Mendorong Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengingatkan BUMD Provinsi Jakarta tetap waspada terhadap tantangan alam dan situasi dunia. (Bank Jakarta)

AKURAT.CO Dalam meningkatkan peran BUMD sebagai pilar ekonomi pendukung Jakarta Kota Global, Pemerintah Provinsi Jakarta menyelenggarakan BUMD Leaders Forum yang diinisiasi Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) bersama Bank Jakarta.

Dalam acara yang mempertemukan jajaran komisaris dan direksi BUMD Provinsi Jakarta tersebut, turut hadir Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jakarta, Uus Kuswanto; Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo; Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Jakarta, Suharini Eliawati; Kepala BP BUMD Provinsi Jakarta, Syaefuloh Hidayat; serta sejumlah pejabat Pemprov Jakarta.

Mengusung tema "Synergy for Resilience: Memperkokoh Peran BUMD Sebagai Pilar Ekonomi Dalam Ekosistem Jakarta Global City", Pramono menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang bagi BUMD untuk menyamakan persepsi dalam banyak hal.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi di tengah dinamika geopolitik global dan tekanan perubahan iklim, seperti ancaman El Nino, yang berdampak pada stabilitas ekonomi daerah.

"Saya mengharapkan agar dalam satu tahun ke depan BUMD melakukan konsolidasi dan saya juga memberikan ruang kesempatan. Karena saat ini banyak BUMD-BUMD Jakarta yang sekarang ini sudah tidak menjadi pemain lokal, antara lain Bank Jakarta, PAM Jaya, Dharma Jaya dan lain-lain. Dan itu saya yakin akan bisa memberikan banyak manfaat bagi Jakarta," jelas Pramono, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif, Pengguna Transportasi Umum Tembus 112 Juta Penumpang

Namun, Pramono mengingatkan agar BUMD tetap waspada terhadap tantangan alam dan situasi dunia.

"Tetapi saya juga menyampaikan karena sekarang ini kondisi geopolitik sedang struggling dan sebentar lagi ada El Nino diperkirakan dari April sampai September ini. Maka saya minta juga mereka mempersiapkan itu," tuturnya.

Pramono meyakini bahwa dengan konsolidasi yang kuat dan pembangunan budaya perusahaan yang profesional, BUMD Jakarta akan mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut.

"Maka demikian mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka transparan dan dikelola secara profesional, saya yakin BUMD Jakarta makin siap," katanya.

Selain menyelaraskan visi, forum ini juga mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari sinergi pembiayaan melalui Bank Jakarta dan sinergi penjaminan melalui Jamkrida Jakarta hingga optimalisasi aset BUMD.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Siapkan Insentif PBB dan Atur Kendaraan Listrik

Kepala BP BUMD Provinsi Jakarta, Syaefuloh Hidayat, menjelaskan, fokus utama dari forum ini diarahkan pada penguatan daya saing, kesehatan perusahaan, serta kapasitas pembiayaan pembangunan Jakarta.

Ia menyebut bahwa forum ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Desember 2025. Dalam BUMD Leaders 2026 ini mengangkat tiga topik diskusi strategis.

"Topik pertama yaitu akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan. Untuk triwulan pertama tahun 2026, alhamdulillah telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk tiga BUMD, yaitu PT Bank Jakarta, PT Perumda Dharma Jaya dan juga Food Station Tjipinang," jelas Syaefuloh.

Sedangkan topik kedua yakni Optimalisasi Kinerja Investasi dan Pengembangan Bisnis melalui Sinergi Penjaminan Proyek Strategis, dengan pokok hasil diskusi di antaranya penjaminan proyek BUMD oleh PT Jamkrida Jakarta dan optimalisasi penjaminan kredit Bank Jakarta melalui PT Jamkrida Jakarta.

Topik ketiga yakni Peningkatan Produktivitas Aset Strategis sebagai Investment Driver dan New Revenue Stream Generator, di antaranya untuk pengembangan properti seperti hotel, hunian mix-used, park & ride, serta pengembangan infrastruktur seperti pengolahan air limbah, distribusi dan pengolahan pangan.

Baca Juga: PAM Jaya Bersama TP PKK Bagi-bagi Toren Air Gratis di Jakarta Utara

Sebagai penutup rangkaian kegiatan dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta.

Dengan komitmen melalui collaboration charter, BUMD diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang tangguh, profesional dan berperan aktif sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif serta berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK