DPRD Jakarta Apresiasi Pengendalian Banjir, Tantangan Fiskal 2027 Jadi Sorotan

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jakarta, Pramono Anung, tahun 2025 dalam dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4/2026).
Salah satu laporan yang disampaikan adalah program pengendalian banjir di Jakarta yang mengalami capaian signifikan.
"Kami tentu bersyukur karena dalam laporan LKPJ 2025 terdapat capaian signifikan, misalnya dalam pengendalian banjir yang mampu mengurangi genangan," ujar Anggota DPRD Jakarta, Yuke Yurike.
Baca Juga: Penanganan Sampah dan Kebutuhan Hunian Masih Jadi PR Pemprov Jakarta
Dia menilai capaian tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan. Di sisi lain, Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengingatkan tantangan ke depan yang dihadapi, yaitu kondisi fiskal Pemprov Jakarta.
Menurutnya, kondisi fiskal pada 2027 tidak mudah dan cenderung lebih terbatas. Kendati demikian, dia berharap akselerasi program Pemprov Jakarta dapat terus berjalan dan dirasakan warga.
"Mempertahankan capaian yang sudah baik ini tidak mudah. Karena itu, program dan penganggaran harus tepat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," tegasnya.
Seperti diketahui, Pemprov Jakarta tengah melakukan pengerjaan normalisasi sungai dengan target rampung hingga September 2026. Upaya ini dilakukan agar Jakarta terhindar dari banjir saat musim penghujan.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memerintahkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) memaksimalkan periode musim kering untuk mempercepat pengerukan dan penataan aliran sungai.
"Ini sangat vital. Karena itu saya minta Dinas SDA dalam satu tahun harus sudah selesai," kata Pramono kepada wartawan usai meninjau pengerukan Kali Kanal Banjir Barat (KBB) di Kebon Melati, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








