Pekan Depan, Parkir Ilegal di Blok M Square Akan Disegel

AKURAT.CO Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD Provinsi Jakarta menemukan praktik parkir tanpa izin di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan. Menindaklanjuti temuan tersebut, lokasi parkir itu dipastikan akan disegel pada pekan depan.
Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD Provinsi Jakarta, Jupiter menegaskan penyegelan dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan terhadap operator parkir yang tidak memiliki legalitas.
Dia menekankan seluruh operator parkir di Jakarta wajib mengantongi izin resmi sesuai ketentuan. Praktik usaha parkir tanpa legalitas, tidak boleh dibiarkan.
"Kami akan lakukan penyegelan pekan depan. Parkir yang tidak berizin, harus ditindak," ujar Jupiter di Gedung DPRD Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Selain persoalan perizinan, Pansus Perparkiran DPRD Provinsi Jakarta juga menemukan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama lima tahun di kawasan tersebut. Padahal, pendapatan dari aktivitas parkir di lokasi itu disebut mencapai lebih dari Rp100 juta per hari.
Baca Juga: Revitalisasi Kota Tua Dimulai dari Zona Inti, Parkiran dan PKL Jadi Prioritas
Dia menilai, kasus di Blok M Square mencerminkan masih lemahnya tata kelola parkir di Jakarta, terutama dalam aspek pengawasan dan integrasi digital. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan daerah yang seharusnya bisa dimaksimalkan.
Oleh karena itu, Pansus mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir, baik di badan jalan (on street) maupun di luar badan jalan (off street).
Pembenahan sektor parkir dinilai penting untuk meningkatkan transparansi, kepastian hukum, serta pendapatan asli daerah (PAD). "Harapannya, transparansi pengelolaan parkir meningkat dan pendapatan daerah semakin optimal," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






