Cegah Penyebaran Hantavirus, Pemprov Jakarta Perlu Gencarkan Gerakan Hidup Sehat

AKURAT.CO Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Jakarta, Justin Adrian, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menggencarkan gerakan hidup sehat, di tengah munculnya kasus suspek Hantavirus di Indonesia.
"Gerakan hidup sehat di tengah masyarakat perlu terus digencarkan sebagai langkah pencegahan di tengah munculnya kasus suspek Hantavirus di Indonesia," kata Justin kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Dia menilai, Hantavirus merupakan ancaman serius yang perlu diantisipasi sejak dini agar tidak menyebar luas di Jakarta. Dia menyoroti perkembangan kasus yang mulai mendapat perhatian di sejumlah negara.
Baca Juga: Pesawat Pembawa Penumpang Kapal Pesiar yang Dilanda Wabah Hantavirus Tiba di Belanda, 12 Dikarantina
"Ini bukan penyakit main-main. Sejak pertama kali terjadi di atas kapal pesiar MV Hondius, virusnya sudah menyebar. Kini, Singapura juga telah mengisolasi dua warganya yang diduga terpapar virus tersebut," ujarnya.
Untuk itu, dia meminta Pemprov Jakarta meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah pencegahan di berbagai wilayah.
Dia juga meminta pengawasan diperketat di sekitar tempat tinggal maupun lokasi perawatan pasien yang diduga terpapar Hantavirus, guna mencegah penularan.
"Wilayah di sekitar tempat tinggal dan lokasi perawatan pasien harus diawasi secara ketat. Jangan sampai virus ini menyebar ke orang lain," ucapnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jakarta menyampaikan hasil temuan empat kasus dugaan Hantavirus di wilayah Jakarta.
Baca Juga: Jenis Tikus Pembawa Hantavirus di Indonesia, Waspadai Penularannya
Dari jumlah tersebut, tiga pasien dinyatakan sembuh dengan gejala ringan, sementara satu orang masih berstatus suspek dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Kepala Dinkes Provinsi Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan hingga saat ini belum ada tambahan kasus baru dan seluruh temuan masih terus dipantau pihak Dinkes.
"Sampai sekarang ini ada empat kasus yang sudah kita temukan. Tiga orang sudah sembuh dengan gejala ringan. Satu orang masih suspek," kata Ani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





