Pramono Siapkan Pendanaan Alternatif Perbaiki Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09: Bisa Pakai KLB

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan segera membangun kembali gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang mengalami kerusakan.
Meski anggaran pembangunan belum tercantum dalam APBD maupun APBD Perubahan, Pemprov telah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan, termasuk memanfaatkan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
Dia menegaskan, persoalan fasilitas pendidikan menjadi prioritas Pemprov Jakarta, sehingga proses pembangunan tidak boleh tertunda hanya karena kendala anggaran.
Baca Juga: Pramono: Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Menampar Muka Saya
Untuk itu, dia telah menginstruksikan jajaran terkait untuk mencari sumber pendanaan yang dapat segera digunakan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan aman dan nyaman.
"Hal yang berkaitan dengan pendidikan di SD Negeri 9 Kebayoran Lama, saya sudah memerintahkan walaupun anggarannya belum ada di APBD atau APBD Perubahan, kita bisa menggunakan dana-dana yang ada, salah satunya KLB dan sebagainya," kata Pramono saat ditemui di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026).
Pembahasan teknis mengenai skema pembiayaan dan pelaksanaan pembangunan telah dilakukan bersama perangkat daerah terkait. Keputusan final ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar proses rehabilitasi dapat segera dimulai.
Dia menegaskan, pemerintah tidak ingin para siswa terlalu lama belajar dalam kondisi yang terdampak kerusakan gedung sekolah. Karena itu, seluruh proses administrasi hingga penetapan sumber pendanaan dipercepat.
"Segera akan kita lakukan perbaikan. Kemarin sudah kita rapatkan, hari ini kita rapatkan untuk diputuskan, besok saya melakukan kunjungan lapangan," tandasnya.
Kunjungan lapangan yang dijadwalkan pada Jumat diharapkan menjadi langkah awal untuk memastikan kondisi bangunan secara langsung sekaligus menentukan penanganan yang paling cepat dan efektif.
Pemprov Jakarta juga akan memastikan proses pembangunan berjalan tanpa mengganggu hak peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








