Akurat Logo

Pramono Bakal Tambah Jumlah Sekolah Swasta Gratis di Jakarta dalam Waktu Dekat

Okto Rizki Alpino | 6 Agustus 2026, 19:40 WIB
Pramono Bakal Tambah Jumlah Sekolah Swasta Gratis di Jakarta dalam Waktu Dekat
Gubernur Jakarta, Pramono Anung. - Akurat.co/Okto Rizki Alpino

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pihaknya akan memperluas cakupan program sekolah swasta gratis dalam waktu dekat. Saat ini program tersebut telah menjangkau 103 sekolah swasta, dan akan kembali ditambah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

"Program sekolah swasta gratis yang sebelumnya mencakup 103 sekolah juga akan kami tambah dalam waktu dekat," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta selama ini telah menanggung sebagian besar kebutuhan pendidikan peserta didik di Jakarta. Hampir seluruh siswa memperoleh dukungan pemerintah, kecuali mereka yang bersekolah di sejumlah sekolah swasta unggulan tertentu.

Baca Juga: Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Surabaya, Kepala Bakom: Fasilitas Setara Sekolah Swasta Terbaik

"Biaya pendidikan itu relatif. Tetapi di Jakarta, hampir seluruh peserta didik, kecuali yang bersekolah di sekolah swasta unggulan tertentu, pada dasarnya sudah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jakarta," ujarnya.

Dukungan tersebut diberikan melalui berbagai program bantuan pendidikan. Mulai dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) dengan nilai bantuan lebih dari Rp707 ribu, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), program sekolah gratis, hingga pemutihan ijazah bagi lulusan yang masih tertahan karena tunggakan biaya.

Menurut Pramono, ukuran keberhasilan kebijakan pendidikan tidak semata ditentukan oleh besarnya biaya yang dikeluarkan pemerintah atau masyarakat. Yang lebih penting adalah efektivitas program dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

"Bagi saya, bukan soal mahal atau murahnya biaya pendidikan. Yang paling penting adalah pendidikan itu efektif dan benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan," tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.