Serangan Israel Ke Gaza Kian Membabi Buta, Begini Kondisi Masjid Al-Aqsa

AKURAT.CO Israel terus melancarkan serangannya ke Gaza sejak Sabtu (7/10/2023). Serangan yang telah menewaskan 7.028 warga Gaza itu kini turut menyasar tempat suci umat Islam yakni Masjid Al-Aqsa.
Dikutip melalui Al Jazeera, sejumlah aparat kepolisian Israel terlihat memblokir gerbang Masjid Al-Aqsa pada Jumat (27/10/2023).
Padahal saat itu umat Islam Palestina hendak melakukan shalat Jumat.
Baca Juga: 6 Keistimewaan Masjid Al-Aqsa, Jadi Tempat Tersuci Ketiga Di Dunia
Selain itu, dilaporkan pula polisi Israel melakukan kekerasan pada sejumlah jemaah muslim yang hendak melaksanakan shalat jumat di Masjid Al-Aqsa.
Polisi Israel terlihat mendorong paksa orang-orang keluar, termasuk wanita, dari gang yang menuju Masjid Al-Aqsa.
Sebelumnya, Israel diketahui telah melakukan pemblokiran akses Masjid Al-Aqsa bagi umat Islam sejak Selasa (24/10/2023) dini hari.
Informasi mengenai penutupan Masjid Al-Aqsa itu pertama kali dilaporkan kantor berita milik Palestina, WAFA mengutip Wakaf Islam –organisasi Islam yang ditunjuk Yordania untuk mengelola komplek Masjid Al-Aqsa.
Wakaf Islam mengatakan petugas polisi Israel secara tiba-tiba menutup semua gerbang menuju komplek Masjid Al-Aqsa dan melarang umat Islam masuk. Namun polisi Israel tetap memperbolehkan umat Yahudi memasuki komplek Al-Aqsa.
Awalnya, hanya umat Islam yang sudah lanjut usia saja yang diperbolehkan masuk, namun lama-kelamaan larangan memasuki komplek Masjid Al-Aqsa berlaku untuk semua jemaah Islam.
Baca Juga: 3 Keutamaan Masjid Al-Aqsa Dalam Hadits Nabi Muhammad SAW
Tindakan Israel yang menutup akses Masjid Al-Aqsa bagi umat Islam tersebut dinilai telah melanggar aturan dalam kondisi status quo yang selama ini berlaku untuk komplek Masjid Al-Aqsa.
Berdasarkan status quo yang mengatur komplek Masjid Al-Aqsa, warga non-muslim bisa berkunjung ke komplek Masjid Al-Aqsa, tapi hanya umat Islam yang diperbolehkan beribadah di sana.
Selain itu, menurut aturan Yahudi, masuk ke bagian mana pun dari komplek Masjid Al-Aqsa dilarang bagi orang Yahudi karena sifat suci situs tersebut.
Namun beberapa pengunjung Yahudi masih sering nekat berdoa di sana. Bahkan awal Oktober ini, ratusan warga Israel telah memaksa memasuki komplek Masjid Al-Aqsa untuk memperingati hari kelima Sukkot, hari libur Yahudi selama seminggu.
Tindakan Israel menutup akses Masjid Al-Aqsa untuk umat Islam itu pun menuai kecaman dari negara-negara Timur Tengah seperti Yaman, Mesir, Yordania dan negara-negara Teluk.
Indonesia pun telah mengecam tindakan Israel. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, Indonesia harus mengambil langkah tegas untuk merespon tindakan Israel yang menutup akses Masjid Al-Aqsa untuk umat Islam.
Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh.
"Pemerintah perlu mengambil langkah lebih tegas dan konkrit dalam kapasitas sebagai negara yang memiliki mandat turut serta menjaga ketertiban dunia," jelasnya.
Selain itu, Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, pun menegaskan bahwa tindakan Israel itu merupakan pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).
"Itu jelas melanggar hukum internasional dan HAM. Masjidil Aqsa adalah milik umat Islam sedunia. Israel adalah penjajah bangsa Palestina," kata pria yang akrab disapa Gus Fahrur itu.
Diketahui, Masjid Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga untuk umat Islam, sekaligus situs paling suci untuk umat Yahudi.
Titik ini memang kerap menimbulkan gesekan antara Israel dan Palestina. (Adinda S A)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








