Puluhan Ribu Orang Lakukan Demonstrasi Bela Israel Di Ibukota Amerika Serikat

AKURAT.CO Puluhan ribu orang bergabung dalam unjuk rasa di Washington, DC, Amerika Serikat (AS), untuk menyuarakan solidaritas terhadap Israel dalam melawan Hamas dan mengutuk anti-Semitisme.
Aksi 'Pawai untuk Israel' pada hari Selasa (14/11/2023) berlangsung di National Mall itu berada di bawah pengamanan yang ketat, dengan anggota senior Kongres berpidato di depan kerumunan orang.
Banyak yang mengangkat plakat menyerukan kelompok militan Palestina, Hamas, untuk membebaskan sedikitnya 200 orang yang ditawan dalam serangan mendadak ke Israel pada 7 Oktober, yang menurut pihak Israel menewaskan lebih dari 1.200 orang.
Israel lalu menanggapi serangan tersebut dengan serangan balik tanpa henti selama lebih dari satu bulan di Jalur Gaza, telah menewaskan lebih dari 11.300 orang Palestina, dan menjadi perpecahan yang mendalam di AS atau pendukung paling setia Israel.
Baca Juga: Kehabisan Obat-obatan, 2.000 Pasien Kanker Di Gaza Diambang Kematian Di Tengah Serangan Israel
Di puncak Mall, para petinggi Partai Demokrat di Kongres (Chuck Schumer dan Hakeem Jefferies), berdiri bersama anggota Partai Republik Mike Johson, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, dan Senator Joni Ernst dari negara bagian Iowa Tengah.
Mereka bergandengan tangan ketika Schumer, pejabat tinggi Yahudi terpilih di AS, meneriakkan "Kami mendukung Israel." Mengutuk serangan Hamas dan apa yang mereka katakan sebagai penyebaran anti-Semitisme yang mematikan secara internasional.
Baca Juga: Perusahaan Media Sosial Hadapi Tuntutan Hukum Gegara Kecanduan Sosmed Di Amerika Serikat
Namun, di bawah proyeksi persatuan, Partai Demokrat dan AS sendiri terpecah belah mengenai tindakan Israel dan perlakannya terhadap warga Palestina, khususnya di wilayah Jalur Gaza.
Sebelumnya di Amerika Serikat, demonstrasi besar pro-Palestina terjadi selama berminggu-minggu, di tengah meningkatnya seruan gencatan senjata dan Presiden Joe Biden yang telah mengurangi solidaritas penuh dengan Israel dibanding minggu-minggu awal serangan guna mendesak pengendalian diri negara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








