Iran Eksekusi Agen Intelijen Mossad Israel karena Memberikan Dokumen Rahasia kepada Oposisi

AKURAT.CO Seorang agen dinas intelijen Mossad Israel dieksekusi di provinsi Sistan-Baluchestan, Iran tenggara, pada hari Sabtu (16/12/2023).
"Orang ini berkomunikasi dengan badan-badan asing, Mossad mengumpulkan informasi rahasia dan dengan partisipasi rekan-rekannya, memberikan dokumen-dokumen kepada badan-badan asing" tulis sebuah laporan media lok.
Dikatakan bahwa terdakwa telah menyerahkan informasi rahasia kepada seorang perwira Mossad dengan tujuan propaganda untuk kelompok-kelompok dan organisasi-organisasi yang menentang Republik Islam.
Baca Juga: PBB Tuntut Gencatan Senjata Kemanusiaan di Gaza
Namun, tidak disebutkan di mana penyerahan yang dituduhkan itu terjadi.
Tidak jelas kapan orang tersebut ditangkap, tetapi dikatakann bahwa banding telah ditolak.
Eksekusi, yang dilakukan di penjara Zahedan di Sistan-Baluchestan, dilakukan sehari setelah militan Baluch menyerang sebuah kantor polisi di provinsi tersebut, menewaskan 11 petugas keamanan dan melukai beberapa lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







