Bukan Hanya Pakistan, Iran juga Melancarkan Serangan Rudal Ke Dua Negara Ini, Apa Alasannya?

AKURAT.CO Iran melancarkan serangan rudal ke tiga negara berbeda yakni Irak, Suriah, dan Pakistan pada minggu ini.
Sementara kelompok militan proksi yang didukung Iran terus menyasar kepentingan Amerika Serikat dan Barat serta memerangi Israel.
Serangan Iran terhadap negara tetangganya juga blok Barat lantas memicu kekhawatiran akan memperparah konflik yang melanda Timur Tengah bahkan menyebar ke wilayah lain.
Lantas apa alasan Iran serang Irak, Suriah dan Pakistan?
Serangan Iran ke Irak, Suriah, dan Pakistan merupakan respons terhadap serangan yang dilakukan di wilayahnya atau terhadap target-target Iran.
Baca Juga: ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan Mematikan di Iran
Iran mengatakan pada hari Selasa pekan ini bahwa pihaknya menembakkan rudal ke arah militan ISIS di Suriah, sebagai tanggapan atas pengeboman yang menewaskan sejumlah orang pada sebuah peringatan untuk komandan terkenal Qassem Soleimani di Iran tengah pada tanggal 3 Januari 2024 lalu.
Soleimani sendiri merupakan arsitek utama jaringan paramiliter proksi Iran di dunia Arab, yang tewas akibat serangan pesawat tak berawak AS pada tahun 2020.
Lalu serangan Iran di Irak pada hari yang sama menghantam apa yang dikatakan negara itu sebagai situs mata-mata Israel yang dibantah keras oleh Irak.
Baca Juga: Petinggi Pasukan Elite Hizbullah Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon
Israel telah membunuh anggota penting sekutu Iran di Lebanon, Hizbullah juga pasukan elit Iran, Garda Revolusi di Lebanon dan Suriah.
Terakhir di Pakistan, media pemerintah Iran mengatakan bahwa negaranya menghancurkan dua basis militan Baluchi Jaish al Adl, sebuah kelompok yang berbasis di Pakistan.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Iran dan Pakistan Saling Serang hingga Kian Memanas
Baluchi Jaish al Adl sebelumnya mengklaim serangan pada bulan Desember yang menewaskan pasukan keamanan Iran.
Pakistan lantas melancarkan serangan terhadap militan separatis di dalam wilayah Iran pada hari Kamis sebagai tanggapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








