Mengenal Jacob Rothschild, Konglomerat Berdarah Yahudi yang Terkait dengan Pendudukan Israel di Palestina

AKURAT.CO Lord Jacob Rothschild seorang pemodal dan anggota keluarga perbankan Rothschild, meninggal dunia di usia 87 tahun.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (26/2/2024), keluarganya menyebut sosoknya sangat menjulang tinggi untuk kehidupan banyak orang.
Kepergian Jacob Rothschild pun menjadi viral di media sosial, tidak terkecuali X, dulu dikenal sebagai Twitter.
Dalam sebuah utas yang ditulis oleh akun @neohistoria_id, Jacob Rothschild digambarkan sebagai sosok konglomerat yang paling berpengaruh di dunia dan berperan dalam Deklarasi Balfour.
Baca Juga: Tokoh Perbankan Inggris Jacob Rothschild Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun
"Jacob Rothschild merupakan bagian dari dinasti Rothschild, sebuah klan pengusaha beradar Yahudi yang menjadi konglomerat paling berpengaruh di dunia dan juga berperan dalam Deklarasi Balfour, awal penderitaan rakyat Palestina di tanah mereka sendiri. {sebuah utas singkat}" tulis akun Neo Historia Indonesia, dikutip Selasa (27/2/2024).
Berikut isi utas singkat mengenai Jacob Rothschild dan keluarganya dikutip dari akun Neo Historia Indonesia.
Dituliskan bahwa Keluarga Rothshcild memperoleh kekayaan mereka dengan menarik hutang dari pinjaman uang kepada para kaum bangsawan yang tentunya selalu sanggup membayar sebesar apapun pinjamannya.
Keluarga yang akhirnya membentuk dinasti itu memperoleh keuntungan besar karena pernah menjadi pendukung finansial, peralatan, dan logistik saat Perang Napoleon, Perang Rusia-Jepang 1905, Perang Saudara Amerika Serikat dan perang lainnya.
Baca Juga: PM Palestina Mohammad Shtayyeh Mengundurkan Diri Setelah Hampir 5 Tahun Menjabat
Kongsi dagang besar Inggris di koloni India bernama East Indian Company juga dikuasai oleh salah satu anggota keluarga Rothschild.
Hal itu lantas menyebabkan Lord Nathan, pendiri keluarga Rothschild, dijuluki sebagai orang paling berkuasa di Inggris dan otomatis menjadi paling berkuasa di dunia karena Inggris pada masa tersebut merupakan penguasa terbesar di dunia.
Pada saat Inggris merebut tanah Palestina dari Ottoman di tengah berkecamuknya Perang Dunia I, tepat pada 2 November 1917, Menteri Luar Negeri Inggris, Lord Arthur James Balfour menyatakan kepada Lionel Walter Rothschild bahwa Inggris mendukung berdirinya Jewish National Homeland bagi etnis Yahudi di Palestina.
Surat tersebut lantas dijuluki Deklarasi Balfour 1917.
Dalam cuitannya, Neo Histroria Indonesia menyebut keanehan bagi sebuah negara sebesar Inggris untuk mendeklarasikan dukungan semacam itu yang seakan meminta restu kepada Dinasti Rothschild.
Hal tersebut diduga dikarenakan faktor Jews Money Interest dengan harapan agar para Crazy Rich Yahudi mau menjadi penyandang dana bagi pihak Entente selama Perang Dunia I begitu pun sebaliknya.
Kebijakan Inggris selanjutnya yang membantu orang Yahudi untuk pulang ke Palestina (Aliyah) membuat marah bangsa Arab di Palestina.
Namun, pada akhirnya pemukiman Yahudi itu berhasil mendirikan Israel di tanah warga Arab Palestina pada tahun 1948.
Baca Juga: Terciduk Dispatch, Agensi Konfirmasi Lee Jae Wook dan Karina Aespa Pacaran!
Cuitan tersebut telah dilihat sebanyak 1,7 juta kali oleh pengguna X dan mendapat lebih dari 200 komentar. Tidak dari dari warganet yang memberikan komentar bagaimana akhirnya kelanjutan nasib sosok tersebut setelah kematiannya.
"Di neraka lagi apa ya dia," tulis @kixxx.
"Ini ga pake ditanya Man Rabbuka lagi kayanya, lgs eksekusi :/" tulis @Ambarxxx.
"Bunga bank nya yg membuat sitem keuangan skrg jadi seperti ini, semua org terjerat sistem hutang berbunga yg gak ada habisnya, inflasi terus-terusan dan harga-harga naik, mata uang seolah gaada harganya, tengoklah Dolar Zimbabwe dlu." tulis @Av_8xxx.
"Orang sekaya apapun, paling berpengaruh di dunia pun ternyata bisa mati. Apalgi cuma berpengaruh di Indonesia, bukan di Asia, kematian akan menunggu kita," tulis @darkonoxxx.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





