Resmi! Irlandia, Norwegia, dan Spanyol Mengakui Negara Palestina Merdeka

AKURAT.CO Negara Irlandia, Norwegia dan Spanyol akan mengakui negara Palestina yang merdeka pada akhir bulan ini demi perdamaian di Timur Tengah.
"Hari ini Irlandia, Norwegia, dan Spanyol mengumumkan bahwa kami akan mengakui negara Palestina," kata Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris dalam konferensi persnya, Rabu (22/5/2024).
"Menjelang pengumuman hari ini, saya telah berbicara dengan sejumlah pemimpin dan mitra kerja lainnya dan saya yakin negara-negara lain akan bergabung dengan kami dalam mengambil langkah penting ini dalam beberapa minggu mendatang," tambahnya.
Harris mengatakan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan yang kredibel menuju perdamaian dan keamanan bagi Israel, Palestina, dan rakyatnya.
Pengakuan status kenegaraan mempunyai resonasi khusus di Irlandia mengingat sejarahnya, katanya.
"Menempatkan diri kita di panggung dunia dan diakui oleh pihak lain sebagai pihak yang mempunyai hak untuk berada di sana adalah hal yang paling penting bagi para pendiri negara kita," tutur Harris.
Dia menambahkan bahwa Irlandia dengan tegas mengakui sepenuhnya Israel dan haknya untuk hidup aman dan damai dengan tetangganya.
Harris lantas menyerukan agar semua sandera di Gaza segera dikembalikan.
Menanggapi hal tersebut, Norwegia melalui Perdana Menterinya membenarkan pihaknya akan mengakui Palestina.
"Tidak ada perdamaian di Timur Tengah jika tidak ada pengakuan. Di tengah-tengah perang dengan puluhan ribu orang terbunuh dan terluka (di Gaza), kita harus tetap menghidupkan satu-satunya alternatif yang menawarkan solusi politik bagi kedua negara," ungkap Jonas Gahr Store.
"Dua negara (Israel dan Palestina), yang hidup berdampingan, dalam perdamaian dan keamanan," tambah Store.
Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez juga berencana mengumumkan pengakuan negara Palestina merdeka pada hari ini menurut sumber pemerintahan. Namun, juru bicara kementerian menolak untuk berkomentar.
Sebelumnya pada bulan Maret, Sanchez mengatakan bahwa pemerintahannya akan mengambil langkah pertama menuju pengakuan negara Palestina, dan kemudian akan bertindak melalui koordinasi dengan negara lain.
Baca Juga: Amerika Serikat Akui Israel Tidak Akan Bisa Mengalahkan Hamas, Kenapa?
Sanchez bahkan menuduh rekannya dari Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menempatkan solusi dua negara dalam bahaya dengan kebijakannya yang menyakiti dan menghancurkan di Gaza.
Anggota Uni Eropa, Slovenia, dan Malta dalam beberapa pekan terakhir telah mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk memberikan pengakuan negara Palestina, dengan alasan bahwa solusi dua negara sangat penting untuk perdamaian abadi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Belum Ada Persiapan Khusus Jelang Olimpiade, Gregoria: Mulai Spesifik Setelah Indonesia Terbuka
Israel segera melaporkan penarikan utusannya ke Irlandian dan Norwegia untuk konsultasi mendesak menanggapi pengumuman tersebut.
"Hari ini, saya mengirimkan pesan tajam ke Irlandia dan Norwegia: Israel tidak akan diam aja," kata Menteri Luar Negeri, Israel Katz dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa ia berencana melakukan hal yang sama dengan duta besar Spanyol.
Sebagai informasi, ketiga negara tersebut akan secara resmi mengakui negara Palestina pada 28 Mei 2024.
Baca Juga: BI Rate Ditahan di 6,25 Persen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




