Hamas-Fatah Bersatu, Fadli Zon: Palestina Bisa Lebih Mudah Raih Kemerdekaan

AKURAT.CO Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, menyambut baik adanya kesepakatan antara Hamas, Fatah dan sejumlah faksi lainnya untuk mengakhiri persaingan politik yang ada di internal Palestina.
Mediasi yang diinisiasi oleh pemerintah Republik Rakyat China (RRC) itu pun menghasilkan kesepakatan untuk membentuk pemerintahan persatuan nasional Palestina.
Dia menilai, adanya kesapakatan ini akan semakin memperkuat diplomasi Palestina di dunia internasional. Menurutnya, hal itu sangat bermanfaat bagi Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.
Baca Juga: Deklarasi Beijing: Hamas dan Fatah Sepakat Bentuk Pemerintahan Bersama untuk Palestina
"Dua kekuatan yang besar ini yaitu Fatah dan Hamas saya kira dengan mereka mempunyai understanding, kemudian kesepakatan tentu ini akan memperkuat diplomasi dari Palestina sendiri," kata Fadli kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Dia menilai, bersatunya faksi-faksi politik di internal juga semakin membuka lebar peluang Palestina untuk meraih kemerdekaan secara mutlak. Dengan begitu, ia yakin perjuangan Palestina akan menjadi lebih mudah.
"Jadi kita harus sambut baik, kita harus dukung sehingga masyarakat Palestina ini bersatu untuk memperjuangkan untuk kemerdekaan Palestina akan jauh lebih mudah kalau ada faksi-faksi yang bersatu di dalam Palestina sendiri, di dalam perjuangan Palestina sendiri," ujarnya.
Sebagai informasi, Pemimpin Hamas, Fatah dan faksi Palestina lainnya sepakat untuk membentuk pemerintahan persatuan nasional Palestina setelah melakukan pembicaraan selama tiga hari di Beijing, China.
Deklarasi 'Beijing', yang ditandatangani oleh 14 faksi Palestina, menandai langkah signifikan dalam negosiasi antar kelompok meskipun kurang mendetail mengenai bagaimana mewujudkan unifikasi Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







