Picu Kematian Anak-anak Miskin, Bill Gates Kritik Elon Musk dan Trump soal Pemotongan Dana USAID

AKURAT.CO Bill Gates menyoroti pengaruh buruk dari pemotongan dana untuk USAID yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Ia khususnya mengkritik tindakan Elon Musk dan Presiden Donald Trump dalam hal tersebut.
Dalam wawancara dengan The New York Times, Gates menyatakan bahwa pemotongan dana tersebut berpotensi meningkatkan angka kematian anak di negara-negara miskin. Ia menekankan dampak serius yang dapat terjadi akibat keputusan ini.
"Pada kematian masa kanak-kanak, yang selama beberapa tahun ke depan seharusnya berubah dari lima juta menjadi empat juta. Sekarang, kecuali ada pembalikan besar, kita mungkin akan berubah dari lima juta menjadi enam juta," ujar Gates, dikutip Jumat (9/5/2025).
Menurut Gates, pemotongan dana yang dilakukan sangat drastis. "Saya pikir akan ada, seperti, pemotongan 20 persen. Sebaliknya, saat ini, itu seperti pemotongan 80 persen," tambahnya.
Menurut Gates, pemotongan dana ini sangat berdampak pada upaya yang dilakukan oleh yayasan yang ia dirikan, yaitu Gates Foundation. Dampak tersebut terasa langsung pada program-program yang dijalankan.
Selain itu, Gates juga mengkritik Elon Musk atas peranannya dalam mengurangi anggaran USAID. "Musk menaruhnya di chipper kayu, karena dia tidak pergi ke pesta akhir pekan itu," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun Musk berkomitmen pada Giving Pledge, ia meragukan keseriusan komitmen tersebut. Gates mencatat bahwa komitmen itu bisa saja dipenuhi setelah Musk meninggal dunia.
Dalam wawancara tersebut, Gates mengumumkan rencananya untuk menghabiskan seluruh kekayaannya dalam 20 tahun ke depan melalui yayasan yang ia dirikan. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan dan meningkatkan kehidupan di seluruh dunia.
Gates berencana menutup Gates Foundation pada 31 Desember 2045. Pada saat itu, kekayaannya diperkirakan akan berkurang hingga 99 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








