Iran Sebut Serangan ke Israel Masih Teguran, Serangan Hukuman yang Sebenarnya Menyusul!

AKURAT.CO Komandan tertinggi militer Iran, Mayor Jenderal Sayyid Abdolrahim Mousavi, menyatakan bahwa serangkaian serangan rudal dan drone yang dilakukan Iran terhadap Israel sejak Jumat lalu hanyalah peringatan awal. Ia menegaskan bahwa operasi hukuman yang sebenarnya akan segera dilaksanakan.
Dalam pesan video yang disiarkan pada Selasa, 17 Juni 2025, oleh Press TV, Mousavi menyebut bahwa serangan itu adalah bentuk pencegahan atas agresi Israel terhadap rakyat Iran.
Ia mengatakan, “Operasi yang dilakukan sejak Jumat telah berfungsi sebagai peringatan pencegahan, dan operasi hukuman yang sebenarnya akan segera dilaksanakan.”
Mousavi menyatakan dengan tegas rezim Zionis telah melakukan tindakan agresi yang dikamuflase sebagai operasi militer, yang dalam praktiknya menyerang warga sipil Iran termasuk perempuan, anak-anak, dan lansia. Ia juga menyoroti serangan Israel terhadap jurnalis dan media Iran.
Baca Juga: Ahmadinejad Dikabarkan Selamat dari Upaya Pembunuhan di Tengah Konflik Iran-Israel
“Setelah membunuh sekitar 300 wartawan di Gaza dan Lebanon, kini [mereka] telah melancarkan serangan biadab terhadap para profesional media dari Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB) untuk membungkam suara kebenaran,” ujar Mousavi seperti dikutip Press TV.
Ia memperingatkan bahwa sejarah telah membuktikan ketangguhan bangsa Iran dalam menghadapi agresi. “Negara besar Iran, sebagaimana dibuktikan oleh sejarah, tidak pernah tunduk pada agresi apa pun, dan, sambil berdiri teguh melawan tindakan biadab ini, akan membuat rezim Zionis membayar kejahatannya, jika Tuhan berkehendak,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pasukan kedirgantaraan IRGC bersama Angkatan Darat, Komando Penegakan Hukum, dan Kementerian Pertahanan telah berada di garis depan dan “memberikan pukulan berat kepada musuh dengan menyerang target-target yang sensitif dan vital.”
Meskipun demikian, ia kembali menegaskan bahwa operasi yang berlangsung sejauh ini masih merupakan bagian dari teguran pencegahan. “Operasi hukuman akan segera dilakukan,” tegasnya kembali.
Mousavi juga menyampaikan peringatan kepada para pemukim di wilayah pendudukan Israel, khususnya di Tel Aviv dan Haifa. Ia meminta mereka untuk segera meninggalkan wilayah tersebut demi keselamatan mereka. “Tidak mengorbankan diri mereka untuk memenuhi keinginan Netanyahu yang tidak berdasar,” katanya.
Dalam pernyataan itu, Mousavi menegaskan bahwa kematian para jenderal, ilmuwan, dan komandan militer Iran akan menjadi pemicu bagi pembalasan yang lebih besar. “Dengan kekuatan Tuhan, gugurnya para sahabat kita, ilmuwan dan panglima angkatan bersenjata, hanya akan memperkuat tekad kita untuk melakukan pembalasan yang setimpal,” ucapnya.
Baca Juga: Konflik Iran-Israel Berpotensi Membebani APBN, Sri Mulyani Minta Waspada
Ia menutup pesannya dengan menekankan bahwa Iran tidak akan tinggal diam. “Hendaklah masyarakat bebas di dunia merasa yakin: bangsa Iran yang agung, yang dipimpin oleh angkatan bersenjatanya, akan membalas darah para martir—dengan kuasa-Nya, jika Allah berkehendak,” kata Mousavi dikutip dari Press TV.
Pernyataan keras ini menunjukkan bahwa Iran tengah mempersiapkan fase lanjutan dari serangannya terhadap Israel. Tekanan internasional pun diperkirakan meningkat seiring potensi eskalasi konflik yang melibatkan kekuatan militer kawasan dan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









