Partai Baru Jepang Pilih Kecerdasan Buatan Jadi Pemimpin Usai Gagal di Pemilu

AKURAT.CO Partai politik baru di Jepang, Path to Rebirth, mengumumkan akan menunjuk kecerdasan buatan (AI) sebagai pemimpin partai. Rencana ini dibuat setelah pendirinya, Shinji Ishimaru, mengundurkan diri akibat hasil pemilu yang buruk.
Latar Belakang Partai Path to Rebirth
Path to Rebirth berdiri pada Januari 2024 tanpa platform kebijakan yang kaku. Para anggotanya bebas menentukan agenda masing-masing. Partai ini sempat mencuri perhatian ketika Ishimaru, mantan wali kota sebuah kota kecil di Jepang barat, secara mengejutkan meraih posisi kedua dalam pemilihan gubernur Tokyo 2024 lewat kampanye daring yang efektif.
Namun, kejutan itu tidak bertahan lama. Partai gagal total dalam dua pemilu berikutnya.
Pada Pemilihan Majelis Tokyo Juni 2024, seluruh 42 kandidat kalah.
Sedangkan, ketika Pemilihan Majelis Tinggi Juli 2024, 10 kandidat juga tidak memperoleh kursi. Setelah kegagalan itu, Ishimaru mengundurkan diri sebagai ketua partai.
AI Jadi Pemimpin Baru
Dalam konferensi pers, Koki Okumura, mahasiswa doktoral bidang penelitian AI di Universitas Kyoto, mengumumkan bahwa “pemimpin baru partai adalah AI.”
Okumura, 25 tahun, terpilih sebagai asisten pemimpin setelah memenangkan kontes internal untuk menggantikan Ishimaru.
Menurut Okumura, detail teknis penerapan AI, termasuk cara kerjanya dan waktu peluncuran, masih dibahas. AI nantinya tidak akan mengatur aktivitas politik anggota, tetapi akan membantu pengambilan keputusan strategis, seperti distribusi sumber daya dan manajemen internal partai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








