KTT Darurat Arab-Islam di Doha Kecam Serangan Israel, Hasilkan 25 Poin Komunike

AKURAT.CO Para pemimpin negara Arab dan Islam menggelar KTT darurat di Doha, Qatar, Senin (15/9/2025), menyusul serangan udara Israel yang menghantam ibu kota negara tersebut pada 9 September lalu.
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dan dihadiri kepala negara, menteri luar negeri, serta pejabat tinggi dari Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin menegaskan bahwa serangan Israel terhadap Doha bukanlah peristiwa insidental, melainkan bagian dari pola agresi yang semakin meningkat terhadap negara-negara Arab dan Islam.
Mereka menyebut aksi tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Qatar sekaligus hukum internasional.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih dalam Pandangan Islam: Tidak Riba
Serangan 9 September menargetkan kawasan permukiman, sekolah, pusat penitipan anak, hingga lokasi diplomatik. Aksi militer itu menewaskan sejumlah warga sipil, termasuk satu warga Qatar, dan mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk Dewan Keamanan PBB yang menilai Israel melanggar perdamaian serta keamanan internasional.
“Ini bukan hanya serangan terhadap sebuah kota, melainkan serangan terhadap prinsip negosiasi,” ujar seorang diplomat Arab dalam konferensi pers usai pertemuan.
KTT darurat menghasilkan komunike politik sepanjang 25 poin yang memuat sikap bersama negara-negara Arab dan Islam. Beberapa poin utama di antaranya:
-
Mengutuk keras agresi Israel terhadap Qatar, termasuk praktik genosida, pengepungan, pembersihan etnis, serta perluasan permukiman ilegal.
-
Menyebut serangan 9 September di Doha sebagai tindakan pengecut dan ilegal, karena menargetkan warga sipil, sekolah, bahkan misi diplomatik.
-
Menegaskan solidaritas penuh dengan Qatar, sekaligus menganggap serangan itu sebagai agresi terhadap seluruh dunia Arab dan Islam.
-
Memuji respons Qatar yang dinilai tetap bijaksana dan berpegang pada hukum internasional.
-
Mendukung upaya mediasi gencatan senjata yang dilakukan Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, serta mengapresiasi bantuan kemanusiaan Qatar.
-
Menolak segala bentuk pembenaran atas agresi Israel, menyebutnya pelanggaran terang-terangan hukum internasional.
-
Mendesak komunitas internasional menjatuhkan sanksi, menangguhkan penjualan senjata, dan mempertimbangkan kembali hubungan diplomatik dengan Israel.
-
Menyerukan agar keanggotaan Israel di PBB ditinjau kembali karena konsisten melanggar Piagam PBB.
-
Menegaskan dukungan penuh pada solusi dua negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.
-
Menggarisbawahi peran Yordania sebagai kustodian situs suci di Yerusalem, sekaligus mendukung Komite Al Quds yang diketuai Raja Maroko.
Baca Juga: KTT Darurat Arab-Islam Qatar 15 September Bahas Serangan Israel ke Pemimpin Hamas
Komunike tersebut juga menegaskan kembali komitmen negara-negara Arab dan Islam pada perdamaian yang adil dan menyeluruh di Palestina, dengan menolak keras aneksasi wilayah serta kebijakan pembersihan etnis Israel.
Pertemuan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada Qatar yang telah menjadi tuan rumah KTT. Para pemimpin memuji kebijaksanaan dan visi strategis Emir Qatar dalam memandu jalannya diskusi hingga menghasilkan kesepakatan kolektif.
KTT darurat di Doha ini menjadi salah satu forum terkuat dalam beberapa tahun terakhir, yang menegaskan kesatuan politik dunia Arab dan Islam dalam menghadapi agresi Israel dan mendukung penuh kemerdekaan Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









