Singapura Berencana Jadikan Rumah Pendiri Negara Lee Kuan Yew sebagai Monumen Nasional

AKURAT.CO Pemerintah Singapura dikabarkan akan menetapkan rumah mendiang pendiri negara, Lee Kuan Yew, di 38 Oxley Road sebagai monumen nasional. Rencana tersebut muncul setelah Dewan Penasihat Pelestarian Situs dan Monumen di bawah National Heritage Board (NHB) menilai bangunan itu memiliki nilai sejarah penting bagi negara-kota tersebut.
Dalam pernyataan bersama NHB dan Singapore Land Authority, jika status pelestarian resmi diberlakukan, pemerintah berencana mengambil alih properti tersebut dan mengubahnya menjadi ruang publik, kemungkinan sebuah taman warisan (heritage park).
Rumah yang saat ini dimiliki Lee Hsien Yang—adik dari Senior Minister Lee Hsien Loong—telah lama menjadi sumber perselisihan keluarga terkait apakah bangunan tersebut harus dibongkar atau diabadikan. Polemik kembali mencuat tahun lalu setelah sang adik mengajukan izin pembongkaran kepada Urban Redevelopment Authority, menyusul wafatnya sang kakak perempuan, Lee Wei Ling.
Sesuai Undang-Undang Pelestarian Monumen, Lee Hsien Yang diberikan waktu hingga 17 November untuk mengajukan keberatan sebelum keputusan akhir ditetapkan oleh Menteri Penjabat Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda, David Neo.
Pihak berwenang menegaskan, jika lokasi tersebut dipreservasi dan dibuka untuk publik, elemen-elemen ruang pribadi keluarga Lee akan dihilangkan sesuai keinginan Lee Kuan Yew semasa hidupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








