Tragedi Kapal Tenggelam di Filipina: 62 Tewas, 17 Penumpang Masih Hilang

AKURAT.CO Korban tewas akibat tenggelamnya kapal penumpang di perairan Filipina bertambah menjadi 62 orang setelah empat jenazah kembali ditemukan dalam operasi pencarian terbaru. Hal tersebut disampaikan Philippine Coast Guard pada Selasa (18/2).
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui platform media sosial Facebook, otoritas penjaga pantai menyebutkan jumlah korban selamat tercatat 293 orang, sementara 17 lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Kapal penumpang M/V Trisha Kerstin 3 dilaporkan tenggelam saat berlayar menuju Pulau Jolo, Provinsi Sulu. Insiden terjadi di perairan sekitar Pulau Baluk-Baluk, Provinsi Basilan.
Menurut keterangan otoritas, kapal mengirimkan sinyal darurat sekitar pukul 01.50 dini hari pada 25 Januari waktu setempat, atau sekitar empat jam setelah bertolak dari Pelabuhan Zamboanga di Mindanao.
Operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan untuk menemukan korban yang belum ditemukan.
Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 7.000 pulau, Filipina memiliki riwayat panjang kecelakaan kapal feri. Sejumlah insiden sebelumnya kerap dikaitkan dengan kelebihan muatan dan lemahnya penegakan aturan keselamatan pelayaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






