Mojtaba Khamenei Disebut Tidak Memiliki Kualifikasi Keagamaan Kuat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

AKURAT.CO Mojtaba Khamenei, putra kedua almarhum Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tetap menjadi kandidat utama untuk posisi Pemimpin Tertinggi, meski banyak pengamat menilai ia tidak memiliki kualifikasi keagamaan yang cukup untuk menggantikan ayahnya.
Demikian menurut laporan The Arab Weekly, dikutip pada Rabu (4/3/2026).
Laporan itu menyebutkan, para kritikus mengatakan Mojtaba tidak memiliki kualifikasi keagamaan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin tertinggi, posisi yang pernah dipegang oleh ayahnya dan oleh Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam.
Mojtaba, yang menyandang gelar Hojjatoleslam, berada satu tingkat di bawah ayatollah, level yang biasanya diperlukan untuk jabatan tertinggi di Republik Islam.
Baca Juga: Ali Khamenei akan Dimakamkan di Kompleks Suci Imam Reza
Mojtaba dikenal sebagai tokoh berpengaruh di kalangan ulama Iran dan memiliki hubungan dekat dengan Garda Revolusi Iran, namun ia tidak pernah memegang posisi formal dalam pemerintahan.
Laporan itu menyebutkan, sebagai orang kepercayaan ayahnya, ia menjalankan pengaruhnya di balik layar, termasuk bekerja sama dengan komandan Pasukan Quds dan milisi Basij untuk memajukan ambisi regional ayahnya.
Sumber-sumber juga menekankan bahwa Mojtaba menjadi sorotan publik dalam berbagai demonstrasi sejak 2009 dan sempat menghadapi kemarahan rakyat terkait kebijakan keamanan, meskipun jarang berbicara di depan umum.
Baca Juga: Resmi! Iran Tetapkan Putra Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi
Laporan menambahkan bahwa ia tetap menjadi kandidat utama setelah kandidat terkemuka lainnya, mantan Presiden Ebrahim Raisi, meninggal dalam kecelakaan helikopter pada 2024.
Menurut laporan The Arab Weekly, meski kualifikasi keagamaan Mojtaba dipertanyakan, pengaruh politik dan dukungannya dari Garda Revolusi membuatnya berada di posisi paling strategis untuk menggantikan ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









