Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa kepada Kuwait dan UEA atas Kematian Personel Militer

AKURAT.CO Arab Saudi menyampaikan belasungkawa kepada Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA) setelah sejumlah personel militer dan aparat keamanan dari kedua negara tersebut dilaporkan tewas saat menjalankan tugas negara.
Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan rasa duka mendalam atas insiden yang menewaskan anggota angkatan bersenjata dan aparat keamanan dari kedua negara Teluk tersebut.
Kementerian menyampaikan “rasa duka yang mendalam dan belasungkawa tulus kepada pemerintah dan rakyat negara sahabat Kuwait dan Uni Emirat Arab” atas meninggalnya para personel tersebut.
Arab Saudi juga menegaskan solidaritasnya kepada kedua negara dan menyatakan siap mendukung langkah apa pun yang diambil oleh Kuwait dan UEA dalam merespons situasi tersebut.
Selain itu, Riyadh turut mendoakan agar para korban luka dapat segera pulih.
Baca Juga: Amerika Serikat Perintahkan Staf Kedutaan dan Keluarganya Tinggalkan Arab Saudi
Dua Tentara UEA Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Sebelumnya, pemerintah United Arab Emirates melaporkan dua tentaranya tewas dalam kecelakaan helikopter yang terjadi saat menjalankan tugas.
Sementara itu, Kuwait pada Minggu (9/3) menyatakan dua perwira keamanan juga tewas ketika menjalankan tugas di tengah gelombang serangan yang menargetkan sejumlah lokasi strategis, termasuk Kuwait International Airport.
Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat
Perkembangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Menurut otoritas Iran, serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








