Rusia Kecam Pembunuhan Pejabat Iran, Bantah Laporan Bantu Teheran

AKURAT.CO Rusia pada Rabu mengecam keras apa yang disebutnya sebagai “pembunuhan dan likuidasi” terhadap para pemimpin Iran. Sikap itu disampaikan sehari setelah Teheran mengonfirmasi tewasnya kepala keamanan nasionalnya dalam serangan Israel pada awal pekan ini.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia mengutuk setiap tindakan yang bertujuan melukai, terlebih membunuh, para pemimpin negara berdaulat seperti Iran maupun negara lain.
“Kami dengan tegas mengutuk tindakan yang ditujukan untuk mencederai kesehatan, atau terlebih lagi pembunuhan dan likuidasi terhadap perwakilan kepemimpinan Iran yang berdaulat, serta negara-negara lain. Kami mengecam tindakan tersebut,” kata Peskov dalam konferensi pers, Rabu (18/3).
Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi pertanyaan mengenai sikap Rusia atas tewasnya sejumlah pejabat Iran, termasuk Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani.
Militer Israel pada Selasa menyatakan telah menewaskan Larijani dalam serangan udara di dekat Teheran. Israel menyebut Larijani “dieliminasi” dalam apa yang diklaim sebagai serangan presisi pada Senin malam.
Namun, dalam pernyataan yang dirilis kemudian pada hari yang sama, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi Larijani tewas dalam serangan tersebut bersama putranya, ajudannya Reza Bayat, dan beberapa orang yang mendampinginya.
Serangan bersama Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran terus berlangsung sejak 28 Februari. Serangan itu dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








