Ayatollah Mojtaba Khamenei ke Rakyat Iran: Musuh Sedang Dikalahkan

AKURAT.CO Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa musuh-musuh Iran saat ini tengah mengalami kekalahan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan tertulis memperingati Tahun Baru Persia atau Norwuz yang dibacakan di televisi nasional Iran, Jumat (20/3/2026).
Dalam pesannya, Khamenei memuji persatuan rakyat Iran di tengah konflik yang berlangsung. Ia menyebut tahun ini sebagai momentum ekonomi perlawanan di bawah persatuan dan keamanan nasional.
“Saat ini, karena persatuan yang telah tercipta di antara saudara-saudara sebangsa kita, terlepas dari perbedaan dalam asal-usul agama, intelektual, budaya, dan politik, musuh telah dikalahkan,” tulis Khamenei.
Baca Juga: Iran Sudah Hapus Batas Rudal, Target Kini Capai 4.000 Km, Pengamat: Eropa Wajib Khawatir
Ia juga menyinggung asumsi Amerika Serikat dan Israel yang disebutnya keliru. Menurutnya, anggapan bahwa rakyat Iran akan menggulingkan pemerintahan merupakan kesalahan perhitungan yang besar.
“Perang dilancarkan di bawah khayalan bahwa jika puncak rezim dan tokoh-tokoh militer berpengaruh tertentu mencapai kemartiran, itu akan menanamkan rasa takut dan keputusasaan pada rakyat kita tercinta, dan melalui cara ini, mimpi untuk mendominasi Iran dan kemudian memecah belahnya akan terwujud,” kata Mojtaba.
“Sebaliknya, telah muncul keretakan di pihak musuh,” imbuhnya.
Mojtaba Khamenei belum terlihat di depan publik sejak ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas pada awal perang akhir Februari lalu.
Dalam pesan tersebut, ia juga membantah tudingan bahwa Iran atau sekutunya bertanggung jawab atas serangan terhadap Turki dan Oman. Ia menyebut insiden itu sebagai operasi bendera palsu yang dimanfaatkan oleh musuh Iran.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam pesan terpisah menegaskan bahwa negaranya tidak menginginkan senjata nuklir dan tidak berupaya memicu perang dengan negara-negara tetangga.
“Kesulitan kita adalah akibat campur tangan musuh,” ujar Pezeshkian.
Baca Juga: Pemimpinnya Banyak yang Tewas, Ini Rahasia Iran Tidak Tumbang dalam Perang Lawan AS-Israel
Ia juga menyampaikan gagasan pembentukan struktur keamanan regional yang melibatkan negara-negara Islam. “Kita tidak butuh kehadiran pihak luar di kawasan ini,” katanya.
Pernyataan para pemimpin Iran tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat konflik yang melibatkan Iran serta Amerika Serikat dan Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








