Akurat
Pemprov Sumsel

Presiden Iran Tantang AS-Israel dengan Sejumlah Syarat Jika Ingin Akhiri Perang

Lufaefi | 22 Maret 2026, 14:59 WIB
Presiden Iran Tantang AS-Israel dengan Sejumlah Syarat Jika Ingin Akhiri Perang
Masoud Pezeshkian (Instagram @masoud pazeshkian)

AKURAT.CO Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel harus dihentikan segera sebagai prasyarat untuk mengakhiri perang dan mencegah konflik regional di Timur Tengah semakin meluas.

Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan resmi Kedutaan Besar Iran di India yang diunggah di platform X pada Sabtu (21/3/2026). Pada hari yang sama, Pezeshkian juga melakukan pembicaraan via telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Dalam pernyataannya, Pezeshkian menekankan pentingnya jaminan agar serangan serupa tidak terulang di masa depan.

“Harus ada jaminan untuk mencegah terulangnya agresi semacam itu di masa depan,” demikian pernyataan yang dikutip Press TV, Minggu (22/3/2026).

Baca Juga: Potensi Krisis Ekonomi Global 2030: Ini Faktor-faktor yang Perlu Diwaspadai

Ia juga mendorong kelompok BRICS — yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan — untuk memainkan peran independen dalam menghentikan agresi terhadap Iran.

Menurutnya, negara-negara dengan kekuatan ekonomi berkembang tersebut dapat menjadi penyeimbang dalam dinamika geopolitik global.

Selain itu, Pezeshkian mengusulkan pembentukan kerangka kerja keamanan regional yang melibatkan negara-negara Asia Barat. Skema tersebut, kata dia, bertujuan menciptakan perdamaian tanpa campur tangan pihak asing.

Secara terpisah, Perdana Menteri India Narendra Modi melalui unggahan di X pada Sabtu (21/3/2026) menyatakan kecaman terhadap serangan atas infrastruktur penting di Timur Tengah. Modi juga menegaskan pentingnya menjaga kebebasan navigasi dan memastikan jalur pelayaran tetap terbuka serta aman di tengah meningkatnya ketegangan antara AS, Israel, dan Iran.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat dalam beberapa waktu terakhir, memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik yang dapat berdampak pada stabilitas regional dan global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi