Akurat
Pemprov Sumsel

Rusia Mulai Serangan Musim Semi di Ukraina Timur, Gunakan Tank dan Kendaraan Lapis Baja

Fitra Iskandar | 23 Maret 2026, 07:17 WIB
Rusia Mulai Serangan Musim Semi di Ukraina Timur, Gunakan Tank dan Kendaraan Lapis Baja
Ilustrasi perang Rusia-Ukraina. Foto: Ist

AKURAT.CO Pasukan Rusia dilaporkan memulai ofensif musim semi di wilayah timur Ukraina dengan mengerahkan puluhan tank dan kendaraan lapis baja. Informasi ini disampaikan militer Ukraina dan sejumlah analis.

Serangan tersebut meningkat di tengah kekhawatiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait dampak konflik Timur Tengah terhadap situasi negaranya.

Dalam wawancara dengan BBC, Zelensky mengaku memiliki firasat buruk terhadap konsekuensi perang di Iran bagi Ukraina. Ia menyebut sejumlah pertemuan diplomatik tertunda akibat konflik tersebut.

Zelensky juga menilai Presiden Rusia Vladimir Putin menginginkan perang berkepanjangan. Menurutnya, konflik di Iran justru menguntungkan Rusia, antara lain melalui kenaikan harga minyak dan pelonggaran sanksi terhadap sebagian minyak mentah Rusia.

Baca Juga: Presiden Zelensky Mengaku Amerika Serikat Meminta Bantuan Ukraina "Tutorial" Menangkal Drone Iran

Di lapangan, Rusia meningkatkan tekanan di berbagai sektor garis depan di Ukraina timur. Panglima militer Ukraina Oleksandr Syrskyi mengatakan jumlah pertempuran dalam beberapa hari terakhir melampaui 200 per hari.

Ia mengklaim pasukan Rusia mengalami kerugian lebih dari 1.000 personel setiap hari. Sementara itu, pergerakan pasukan, penguatan artileri, dukungan penerbangan taktis, serta penggunaan drone secara luas terpantau di seluruh sektor.

Salah satu fokus serangan berada di kota Lyman, yang menjadi titik penting pertahanan menuju kota Sloviansk.

Korps Ketiga Ukraina menyebut Rusia mengerahkan hampir 30 kendaraan lapis baja dan lebih dari 500 infanteri di wilayah tersebut. Namun, serangan itu diklaim berhasil dipatahkan di seluruh lini.

Analis dari Institute for the Study of War menilai skala serangan ini menunjukkan perubahan taktik Rusia, yang sebelumnya lebih banyak menggunakan unit kecil untuk infiltrasi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.