Akurat
Pemprov Sumsel

Pemerintah Desak PBB Usut Tuntas Serangan ke Prajurit TNI di Lebanon

Ayu Rachmaningtyas | 1 April 2026, 23:59 WIB
Pemerintah Desak PBB Usut Tuntas Serangan ke Prajurit TNI di Lebanon
Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan, pemerintah Indonesia menuntut investigasi menyeluruh atas insiden yang menyebabkan gugur dan terluka-nya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.

Pemerintah, kata dia, juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera melakukan penyelidikan yang cepat, transparan, dan komprehensif.

Selain itu, Indonesia menekankan pentingnya pertanggungjawaban hukum terhadap pihak yang terlibat, tanpa adanya kekebalan.

Menurut Djamari, serangan berulang terhadap personel Indonesia merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan mencerminkan lemahnya komitmen pihak-pihak yang bertikai dalam menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

“Pemerintah mendorong Dewan Keamanan PBB untuk bertindak tegas, bersatu, dan konsisten dalam menindaklanjuti hasil penyelidikan demi menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian,” ujar Djamari dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), ia memastikan pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk bersama Kementerian Pertahanan, TNI, dan Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga: Indodax Perkuat Edukasi Kripto, Jaga Kepercayaan 9 Jutaan Investor Ritel

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perlindungan maksimal bagi personel di wilayah penugasan, termasuk melalui peninjauan ulang protokol keamanan yang disesuaikan dengan dinamika konflik di Lebanon selatan.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Timur Tengah.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta memberikan penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit dalam menjalankan tugas negara.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun, turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ujar Prabowo melalui akun Instagram resminya.

Prabowo menegaskan, pengabdian para prajurit merupakan bentuk keberanian dan dedikasi dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Pemerintah pun memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan para prajurit yang gugur dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.