Apa yang Dilakukan Donald Trump di Dalam Sidang Mahkamah Agung?

AKURAT.CO Presiden Donald Trump menghadiri langsung sidang di Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Rabu (1/4/2026) dengan duduk di barisan depan area publik, langkah yang belum pernah dilakukan presiden sebelumnya.
Trump duduk diam tanpa memberikan respons selama jalannya sidang. Para hakim tidak memberikan pengakuan atas kehadirannya.
Ia didampingi Jaksa Agung Pam Bondi dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick untuk menyaksikan pembelaan pemerintah atas perintah eksekutif terkait pembatasan kewarganegaraan berdasarkan kelahiran.
Dalam sekitar 90 menit sidang, para hakim dari berbagai spektrum ideologi mengajukan pertanyaan kepada pengacara pemerintah. Sejumlah hakim, termasuk tiga yang ditunjuk Trump, menyampaikan keraguan terhadap rencana pembatasan tersebut.
Trump meninggalkan ruang sidang saat pihak lawan menyampaikan argumen. Sekitar satu jam kemudian, ia menulis di media sosial bahwa Amerika Serikat “satu-satunya negara di dunia yang cukup bodoh” untuk menerapkan kewarganegaraan berdasarkan kelahiran.
Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Trump Hadiri Sidang Mahkamah Agung
Pernyataan itu menambah kritik Trump terhadap lembaga peradilan. Sebelumnya, ia mengaku malu terhadap enam hakim yang tergabung dalam putusan mayoritas 6-3 yang menyatakan sebagian agenda tarifnya melanggar hukum. Ia juga mengkritik dua hakim pilihannya, Neil Gorsuch dan Amy Coney Barrett.
Ketua Mahkamah Agung John Roberts sebelumnya menyatakan kritik personal terhadap hakim federal berbahaya dan harus dihentikan.
Pakar hukum menilai kehadiran Trump tidak akan memengaruhi independensi hakim. Profesor dari University of California, Los Angeles, Adam Winkler, mengatakan hakim menjunjung tinggi independensi. Sementara profesor dari Harvard Law School, Richard Re, menyebut kehadiran Trump tidak akan mengintimidasi pengadilan.
Sidang tersebut juga dihadiri aktor Robert De Niro yang duduk di kursi tamu.
Sumber: AP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







